Polsek Jayaloka Perbaiki Tanggul Jembatan Rusak Demi Keselamatan Warga
Polsek Jayaloka Perbaiki Tanggul Jembatan Rusak

Personel Polsek Jayaloka bersama warga Desa Purwodadi bergotong-royong memperbaiki tanggul jembatan yang rusak akibat longsor di Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan melalui program Bersih Lingkungan dan Asri (Belida) sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum.

Kondisi Tanggul Jembatan yang Mengkhawatirkan

Sebelum perbaikan, tanggul pangkal jembatan mengalami kerusakan parah akibat longsor dan berlubang. Kondisi ini sangat membahayakan masyarakat yang setiap hari melintasi jembatan tersebut untuk beraktivitas. Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menyampaikan bahwa perbaikan dilakukan agar jembatan dapat kembali digunakan dengan aman.

“Melalui kegiatan ini, Polsek Jayaloka bersama masyarakat berupaya memperbaiki fasilitas umum yang rusak agar dapat kembali digunakan dengan aman. Kehadiran Polri diharapkan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta, Sabtu (6/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaksanaan Perbaikan secara Gotong Royong

Perbaikan dilakukan pada Jumat (5/6) pukul 15.00 WIB. Personel Polsek Jayaloka dan warga bersama-sama bekerja memperbaiki tanggul jembatan yang rusak. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI serta rangkaian bakti sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum. Jika lingkungan tertata dan fasilitas yang digunakan masyarakat dalam kondisi baik, maka keselamatan warga juga dapat lebih terjaga,” tambah Kapolres.

Memperkuat Sinergitas Polisi dan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Jayaloka bersama warga juga memperkuat sinergitas dengan saling peduli terhadap fasilitas umum. Menurut Kapolres, bakti sosial seperti ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan dan perbaikan lingkungan, tetapi juga merupakan salah satu bentuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis, persuasif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Melalui pendekatan yang humanis, persuasif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tutur Agung.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga fasilitas umum dan meningkatkan keselamatan warga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga