Polri Siapkan Perlindungan Rumah Kosong Selama Mudik Lebaran 2026
Polri Lindungi Rumah Kosong Saat Mudik Lebaran 2026

Polri Siapkan Perlindungan Rumah Kosong Selama Mudik Lebaran 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa Polri akan memberikan perlindungan keamanan bagi rumah-rumah masyarakat yang ditinggal mudik selama perayaan Idul Fitri 2026. Dia mengimbau masyarakat untuk melaporkan rumah yang akan ditinggalkan ke kantor polisi terdekat agar dapat dipatroli secara rutin.

Operasi Ketupat untuk Layanan Masyarakat

Pernyataan ini disampaikan Jenderal Sigit dalam acara Silaturahmi Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, yang diselenggarakan di PT NOK Indonesia pada Jumat, 6 Maret 2026. Pengamanan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan terpusat Operasi Bhayangkara 2026.

"Menghadapi hari raya, Polri melaksanakan Operasi Ketupat, ini operasi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan juga merayakan Idul Fitri," kata Jenderal Sigit. Dia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga memberikan layanan komprehensif bagi masyarakat, termasuk para buruh yang meninggalkan rumah selama libur Lebaran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pos Pengamanan dan Fasilitas untuk Pemudik

Selain patroli rumah kosong, Polri akan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik jalur mudik. Pos-pos ini dirancang untuk memberikan fasilitas bagi para pemudik, seperti tempat istirahat, berbuka puasa, atau sahur selama perjalanan jauh.

"Kalau yang capek di tengah jalan, ingin istirahat, atau mungkin berbuka puasa dan sahur, silakan mampir di pos-pos pelayanan yang sudah kami siapkan," imbau Jenderal Sigit. Dia juga mendorong perusahaan-perusahaan industri untuk menyediakan fasilitas mudik gratis guna meringankan beban biaya perjalanan para buruh yang pulang ke kampung halaman.

Apresiasi untuk KSPSI dan Peran Konstruktif

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit mengapresiasi KSPSI yang selalu memperjuangkan aspirasi buruh dengan cara yang baik dan konstruktif. "Alhamdulillah semua yang diperjuangkan ini ternyata berhasil sehingga kemudian, kita harapkan bahwa yang kita lakukan ini menjadi role model," pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Polri dan KSPSI, termasuk Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta berbagai dewan penasihat dan perwakilan dari bidang mitigasi masalah hubungan industrial, organisasi, UMKM, dan penegakan hukum. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam mendukung keamanan dan kesejahteraan masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga