Polda Metro Jaya Libatkan Brimob untuk Patroli Penguatan di Titik Rawan
Polda Metro Jaya Libatkan Brimob Patroli Titik Rawan

Polda Metro Jaya Libatkan Brimob dalam Patroli Kewilayahan untuk Penguatan Keamanan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pelibatan Brimob dalam patroli kewilayahan bukan tanpa alasan yang jelas. Menurutnya, kehadiran satuan ini bertujuan sebagai langkah penguatan pengamanan, terutama di titik-titik dan jam-jam yang dianggap rawan terhadap gangguan keamanan.

"Kehadiran Brimob di kewilayahan merupakan bantuan penguatan bagi satuan kewilayahan, khususnya pada titik dan jam rawan," ujar Budi dalam keterangan resminya pada Kamis, 19 Februari 2026. Dia menjelaskan bahwa Brimob memang memiliki kemampuan tinggi dalam menanggulangi gangguan keamanan berintensitas tinggi, namun satuan ini juga dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan preventif.

Peran Preventif Brimob dalam Mencegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Budi menyebutkan bahwa Brimob berperan dalam patroli skala besar, penguatan personel, dan respons cepat untuk mencegah insiden seperti tawuran serta kejahatan jalanan. Faktor kebiasaan menjadi salah satu penyebab mengapa lokasi seperti Duren Sawit di Jakarta Timur kerap menjadi titik temu kelompok tawuran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Titik tawuran seperti di Duren Sawit dan beberapa titik di wilayah lainnya, kerap menjadi lokasi pertemuan tawuran di antaranya disebabkan karena faktor kebiasaan," terang Budi. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya memfokuskan langkah pengawasan preventif dan preemtif di lokasi-lokasi tersebut.

Dia juga menyoroti keresahan yang dialami oleh pengendara dan pekerja yang melintas di jalur tersebut pada malam hari. Untuk memberikan rasa aman, dilakukan berbagai upaya seperti:

  • Patroli rutin dan patroli pada jam rawan.
  • Penempatan personel di lokasi tertentu.
  • Langkah pencegahan saat terdeteksi adanya aktivitas berkumpul yang berpotensi mengarah pada tawuran.

Imbauan kepada Masyarakat dan Keberhasilan Patroli Brimob

Budi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda gangguan keamanan melalui layanan darurat 110, agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Sebelumnya, patroli Brimob Polda Metro Jaya telah menunjukkan keberhasilan dengan mengamankan satu orang terduga pelaku penusukan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu, 18 Februari 2026 dini hari.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Patra Makosat yang tergabung dalam Subsatgas Tindak KRYD Satgas Anti Tawuran 2026. Informasi tersebut diterima personel sesaat setelah pelaksanaan Apel Gabungan di Mapolres Metro Jakarta Timur. Tim tersebut bersama jajaran kewilayahan segera bergerak menindaklanjuti laporan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku berinisial F (24 tahun), dan situasi di sekitar lokasi terpantau kondusif. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menekankan bahwa kecepatan respons merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Setiap potensi gangguan keamanan harus ditangani secara cepat, tepat, dan terukur agar situasi tetap kondusif," kata Henik. Menurutnya, kehadiran patroli Brimob merupakan bentuk perlindungan nyata kepada masyarakat dan upaya menjaga rasa aman. Terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Duren Sawit untuk proses hukum lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga