Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Melayu Jaktim
Polda Metro Evakuasi Warga Banjir Kampung Melayu Jaktim

Polda Metro Jaya Bergerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Melayu

Personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Metro Jaya turun langsung untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Operasi penyelamatan ini melibatkan sebanyak 10 personel yang diterjunkan untuk menyisir permukiman warga yang terendam air.

Operasi Evakuasi Dimulai Pagi Hari

Kegiatan evakuasi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB pada hari Senin, 20 April 2026, dipimpin oleh Bripka Dwi Bagus selaku Komandan Regu. Tim berkoordinasi erat dengan pengurus RT/RW setempat, bersama dengan unsur Brimob dan Sabhara Polda Metro Jaya, untuk memastikan proses berjalan lancar.

Prioritas evakuasi diberikan kepada kelompok rentan, termasuk lansia perempuan dan warga yang sedang sakit, yang dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Berdasarkan laporan di lapangan, ketinggian air sempat mencapai sekitar 160 cm, menandakan kondisi yang cukup parah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebab Banjir dan Koordinasi Penanganan

Banjir yang menerjang Kampung Melayu disebabkan oleh tingginya curah hujan di wilayah Bogor, yang berdampak pada kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur. Personel Polairud terus bersiaga dan melanjutkan upaya evakuasi untuk memastikan keselamatan warga.

Dalam keterangannya, Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Mustofa, menyatakan, "Personel kami terus bergerak membantu evakuasi warga terdampak banjir, dengan mengutamakan keselamatan kelompok rentan seperti lansia dan warga yang sakit. Kami juga berkoordinasi dengan unsur terkait agar penanganan berjalan optimal."

Kesiapsiagaan dan Imbauan kepada Masyarakat

Dia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap mengerahkan tambahan personel apabila dibutuhkan. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," ujar Kombes Mustofa. Upaya ini menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam menangani bencana alam dan melindungi warga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga