Polairud Polda Metro Jaya Implementasikan Gerakan ASRI dengan Aksi Bersih-Bersih Masjid
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap program pemerintah, anggota Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bersih-bersih di tempat ibadah. Aksi ini dilakukan secara spesifik di Masjid Jami Nurul Ikhwan yang berlokasi di Gedung Pompa Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (23/2/2026).
Mengikuti Arahan Presiden untuk Indonesia yang Lebih Bersih
Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI. Gerakan Indonesia ASRI merupakan singkatan dari aman, sehat, rapi, dan indah, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Mustofa, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini adalah bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program presiden. "Kami melaksanakan kegiatan bersih-bersih tempat ibadah dalam rangka melaksanakan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yakni Gerakan Indonesia ASRI," ujarnya.
Kolaborasi dengan Masyarakat dalam Aksi Nyata
Sebanyak 20 personel polisi yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Helmi Wibowo, turun tangan membersihkan area masjid. Tidak hanya melibatkan anggota kepolisian, kegiatan ini juga mengajak partisipasi aktif dari pengurus masjid serta masyarakat sekitar yang tergabung dalam Bhayangkara Jakarta ASRI (Bang Jasri).
Kolaborasi antara aparat dan warga ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan tertata. Aksi bersih-bersih yang berlangsung pada sore hari tersebut mendapat sambutan positif dari jamaah dan warga setempat.
Gerakan ASRI sebagai Komitmen Nasional Melawan Sampah
Gerakan Indonesia ASRI yang dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan sebuah komitmen nasional untuk menjaga kebersihan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Program ini tidak hanya melibatkan instansi pemerintah, tetapi juga TNI/Polri, BUMN, serta pemerintah daerah dalam sebuah upaya kolektif.
Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memang memprioritaskan penanganan sampah dan kebersihan lingkungan sebagai salah satu agenda utama. Presiden menegaskan perang terhadap sampah dengan pendekatan komprehensif, mulai dari gerakan bersih-bersih massal hingga penerapan teknologi yang ramah lingkungan.
Dengan aksi nyata seperti yang dilakukan Ditpolairud Polda Metro Jaya ini, diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di tempat-tempat ibadah yang merupakan ruang publik strategis. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari transformasi budaya bersih yang berkelanjutan.