Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras yang menimpa sembilan pegawai konveksi di Kabupaten Tasikmalaya. Polisi kini mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut.
Pelaku Berinisial D Sebagai Kurir Ekspedisi
Pelaku yang diketahui berinisial D merupakan sopir mobil ekspedisi yang sering mengambil barang dari konveksi pakaian olahraga di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya. Masalah bermula ketika hubungan kerja antara D dan pihak konveksi mulai renggang. Pihak konveksi menilai pelayanan D tidak sesuai dengan harapan mereka.
Bahkan, pernah terjadi paket kiriman konveksi tidak diambil oleh D. Akibatnya, pihak konveksi melaporkan kejadian ini ke perusahaan ekspedisi, yang kemudian membuat D mendapat teguran. Hal ini membuat D merasa sakit hati dan menyimpan dendam.
Motif Sakit Hati dan Rencana Terstruktur
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengungkapkan bahwa pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang. Ia datang ke tempat kejadian perkara (TKP) pada malam hari dengan membawa air keras dan langsung menyiramkannya ke para korban.
"Intinya kasus ini masih pendalaman, tapi keterangan sementara bahwa si pelaku ini adalah bekerja di salah satu ekspedisi. Dia ada sakit hati oleh salah satu korban. Sehingga tadi malam dia datang ke TKP dengan membawa air keras. Kemudian disiramkan ke korban," kata Herman.
Penganiayaan yang Direncanakan
Herman menegaskan bahwa serangan ini bukanlah reaksi spontan akibat emosi sesaat, melainkan aksi yang telah disusun dan dipersiapkan. Hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakan pelaku saat menyerang, yaitu jas hujan dan helm.
"Ini penganiayaan yang direncanakan oleh seorang pelaku, yang mana pelaku sekarang sudah kita amankan," ujar Herman. Pelaku kini telah diamankan oleh pihak berwajib untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.



