MC LCC MPR Minta Maaf soal Ucapan 'Perasaan Adik-adik Saja' ke Siswa SMAN 1 Pontianak
MC LCC MPR Minta Maaf soal Ucapan ke Siswa SMAN 1 Pontianak

Pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Shindy Lutfiana, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang viral kepada siswa SMAN 1 Pontianak. Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Selasa (12/5/2026), Shindy mengaku menyesali ucapannya yang menuai kontroversi di media sosial.

Permintaan Maaf Shindy Lutfiana

Shindy Lutfiana dengan rendah hati meminta maaf atas semua ucapannya, terutama kalimat "mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja" yang dinilai tidak pantas disampaikan dalam kapasitasnya sebagai MC. Ia menyadari bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan dan ketidaknyamanan, bahkan melukai perasaan peserta lomba, guru pendamping dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta masyarakat Kalimantan Barat yang mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan melukai perasaan berbagai pihak, khususnya adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini," ujar Shindy dalam unggahannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelajaran Berharga bagi MC

Shindy menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, dan cermat dalam memilih diksi saat bertugas di ruang publik. Ia kembali meminta maaf atas polemik yang terjadi dan berjanji akan introspeksi diri.

Tindakan MPR RI

Sebelumnya, MPR RI juga telah menyampaikan permintaan maaf resmi terkait polemik LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Melalui Sekretariat Jenderal MPR RI, lembaga tersebut menonaktifkan dewan juri dan MC yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Keputusan ini diambil setelah adanya pemberitaan luas di media sosial mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba.

"MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat," demikian pernyataan resmi MPR di akun Instagramnya, Selasa (12/5).

Evaluasi Menyeluruh

MPR RI berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan ke depan dapat berlangsung lebih baik, transparan, dan akuntabel.

"MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel," tambah pernyataan tersebut.

Apresiasi kepada Peserta dan Masyarakat

MPR juga mengapresiasi peserta, guru, dan masyarakat yang telah memberikan perhatian terhadap kegiatan lomba tersebut. MPR menegaskan akan memprioritaskan kepercayaan masyarakat dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga