Seorang penghuni Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, melemparkan sepotong baju yang berisi tulisan untuk menjelaskan kondisinya saat kebakaran melanda gedung tersebut. Penghuni yang terjebak itu kini telah berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar Jakarta Barat, Barkah, mengatakan bahwa baju yang dilempar tersebut merupakan sinyal dari penghuni yang berada di lantai atas untuk menarik perhatian tim penyelamat. "Sudah semua. Itu dia hanya menandakan bahwa ada dia, di atas ini ada dia, dia ingin memberikan sebuah sinyal bahwa kami tim damkar dan tim-tim yang lainnya untuk melihat ke tujuan seperti itu," ujar Barkah pada Kamis (30/4/2026).
Prioritas Penyelamatan Jiwa
Dalam proses evakuasi, petugas mengutamakan keselamatan penghuni apartemen terlebih dahulu sebelum fokus pada pemadaman api. "Untuk teknis penyelamatan, kita memang yang kita utamakan adalah penyelamatan manusianya dulu, nyawa dulu yang kita selamatkan setelah itu baru kita fokus dengan pemadamannya," jelas Barkah.
Evakuasi dilakukan dengan cepat mengingat bahaya asap yang dapat mengancam jiwa. Meskipun demikian, masih ada warga yang awalnya enggan meninggalkan apartemen. "Sementara ini semuanya sudah terevakuasi tetapi ada beberapa tadi ada sekitar 3, tapi dia dalam keadaan posisi aman. Seperti tadi juga di lantai 6 atau lantai 7 bahkan lantai 5 pun ada juga beberapa korban yang tidak mau dievakuasi karena dianggap dia masih bisa bernafas, masih menemukan oksigen di area ruangannya," ungkap Barkah.
Lansia Butuh Bujukan
Penghuni yang enggan dievakuasi sebagian besar adalah lansia. Mereka perlu dibujuk oleh keluarga hingga akhirnya bersedia turun. "Walaupun sebenarnya standarnya kita harus paksa dia untuk turun. Cuma karena lansia, mau tidak mau kita pelan-pelan untuk membujuk rayunya dan alhamdulillah berkat bantuan dari cucu atau anak atau kerabatnya, mereka mau kita evakuasi sehingga korban tidak ada sama sekali," paparnya.
Sebelumnya, seorang penghuni yang terjebak melemparkan baju lengan panjang berwarna kuning dengan tulisan "C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN". Petugas posko informasi Damkar Jakarta Barat, Seman, menjelaskan bahwa tulisan tersebut berarti penghuni berada di lantai 23, kamar nomor 33, dan terdapat bayi di dalamnya. "Satu dewasa, sama dua anak bayi," kata Seman di lokasi, seperti dilansir Antara.
Penghuni tersebut segera dievakuasi dan berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat. Petugas terus memperbarui data penghuni yang telah dievakuasi maupun yang masih terjebak melalui papan informasi. Para penghuni yang selamat diminta melapor ke posko untuk memberikan informasi tentang kerabat yang masih berada di dalam gedung.



