Kapospam Tugu Jogja Gugur Saat Tugas Operasi Ketupat, Diduga Akibat Kelelahan
Kapospam Tugu Jogja Gugur Saat Operasi Ketupat

Kapospam Tugu Jogja Gugur Saat Bertugas dalam Operasi Ketupat Progo 2026

Yogyakarta - Sebuah duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta. Iptu Noer Ali, yang menjabat sebagai Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Tugu di Kota Jogja, meninggal dunia saat sedang melaksanakan tugas dalam Operasi Ketupat Progo 2026. Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026, sekitar pukul 11.40 WIB di pertigaan utara Pospam Tugu.

Kronologi Meninggalnya Kapospam Tugu

Menurut keterangan dari Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, Iptu Noer Ali diduga mengalami kelelahan yang berujung pada pingsan dan akhirnya meninggal. "Kapospam Tugu, Iptu Nur Alim, meninggal dunia waktu berdinas sekira pukul 11.40 di pertigaan utara Pospam," ujar Anton kepada wartawan, seperti dilansir dari sumber berita lokal.

Ipda Aris Purwanto, seorang petugas di Pospam Tugu, memberikan kesaksian lebih detail. Ia menyebutkan bahwa mendiang sempat meminta izin untuk makan siang sesaat sebelum kejadian. "Setelah itu beliau pamitan izin ingin keluar untuk makan siang. Makanya saya kaget ada laporan ibu-ibu ke pos dua kali, 'Pak, Pak Noer jatuh!'. Kami langsung mendatangi TKP, melihat beliau, dan langsung lapor pihak Dokkes," tutur Aris saat ditemui di lokasi kejadian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kondisi Kesehatan Sebelum Meninggal

Sebelum insiden ini, Iptu Noer Ali diketahui sempat mengeluhkan sakit. Rekan-rekannya menyatakan bahwa kondisinya kurang fit dan bahkan sempat kerokan di rumah pada sore hari sebelumnya. Namun, dengan semangat pengabdian yang tinggi, ia tetap memutuskan untuk berangkat bertugas di hari terakhir Operasi Ketupat Progo tersebut.

"Kalau perihal beliau sakit itu, sama regu yang blok B menyatakan bahwa beliau kondisinya kurang fit, sempat kerokan di rumah sore itu. Tapi beliau tetap berangkat untuk melaksanakan kerja," ungkap Aris. Ia menambahkan bahwa pagi harinya, Noer Ali masih sempat mengobrol secara umum dengannya, tanpa menunjukkan tanda-tanda kritis.

Diduga Akibat Kelelahan Saat Bertugas

Ipda R Anton Budi Susilo dari Humas Polresta Yogyakarta menduga kuat bahwa penyebab meninggalnya Iptu Noer Ali adalah kelelahan yang dialami selama bertugas. "Karena beliaunya diduga kelelahan dan mungkin sakit," jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa mendiang merupakan sosok yang sangat aktif dalam pengamanan Operasi Ketupat Progo 2026, yang telah berlangsung sejak 13 Maret 2026.

"Beliau datang setiap hari karena beliau Kapospam. Dari tanggal 13 Maret sampai saat ini, 25 Maret 2026. Indikasi mungkin kelelahan," kata Anton. Operasi Ketupat sendiri merupakan bagian dari pengamanan mudik Lebaran, yang seringkali menuntut ketahanan fisik dan mental ekstra dari para personel kepolisian.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat Yogyakarta. Iptu Noer Ali dikenang sebagai polisi yang dedikatif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya hingga titik akhir. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, sambil memberikan penghormatan terakhir kepada sang pahlawan tugas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga