Kapolri Pimpin Langsung Monitoring Malam Takbiran dari Medan, Sumatera Utara
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin secara langsung monitoring pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H secara nasional dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Dalam kesempatan ini, Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri bersama dengan seluruh stakeholder terkait telah bersiaga penuh untuk memastikan seluruh rangkaian malam kemenangan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Monitoring Terpadu dari Lapangan Merdeka Medan
Jenderal Sigit memimpin kegiatan monitoring ini dari Pos Terpadu yang berlokasi di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, pada Jumat malam tanggal 20 Maret 2026. Ia didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran Forkopimda Sumatera Utara. Monitoring nasional ini melibatkan interaksi langsung dengan 36 Polda di seluruh Indonesia untuk memantau situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di titik-titik krusial yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan usai monitoring, Jenderal Sigit memaparkan bahwa Polri telah melakukan pemetaan mendetail terhadap ribuan titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam takbiran tahun ini. "Dalam pelaksanaan pengamanan malam ini, terdapat 72.016 personel yang dikerahkan untuk menjaga kurang lebih 1.435 titik keramaian. Kami memantau ada sekitar 690.735 masyarakat yang beraktivitas di luar rumah," jelas Kapolri.
Lebih lanjut, Jenderal Sigit menyatakan, "Saya telah memerintahkan seluruh jajaran untuk memastikan kegiatan malam takbiran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini adalah komitmen kami untuk melindungi masyarakat dalam merayakan momen suci ini."
Imbauan untuk Persiapan Mudik dan Arus Balik
Pada kesempatan yang sama, Kapolri juga mengingatkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan perjalanan pulang mudik. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang utama, yaitu pada tanggal 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi, Jenderal Sigit mengimbau masyarakat agar:
- Mengikuti semua arahan dari petugas di lapangan dengan patuh dan disiplin.
- Mempertimbangkan program Work From Home (WFH) yang disarankan oleh pemerintah pada tanggal 25-27 Maret 2026 guna membantu mengurai kemacetan di berbagai ruas jalan.
- Merencanakan perjalanan dengan matang dan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini.
Apresiasi untuk Personel dan Ucapan Selamat Idul Fitri
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI, Polri, dan instansi terkait yang tetap bertugas dengan dedikasi tinggi di saat sebagian besar masyarakat berkumpul bersama keluarga. "Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan yang terus berjaga dengan penuh tanggung jawab. Berkat komitmen ini, seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri dapat berlangsung aman. Selamat Idul Fitri 1447 H bagi seluruh masyarakat, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia," pungkas Jenderal Sigit dengan penuh haru.
Dukungan Penuh dari Seluruh Pimpinan Nasional dan Daerah
Kapolri hadir di lokasi bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang didampingi oleh Asintel Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto. Turut mendampingi Kapolri di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, antara lain Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, dan Kadivhumas Polri Irjen Jhonny Edison Isir.
Hadir pula di lokasi Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya beserta seluruh jajaran Forkopimda Sumut, termasuk Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa dan Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto. Agenda monitoring ini juga diikuti secara virtual dari Polda Metro Jaya oleh sejumlah pimpinan tinggi, seperti Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, serta Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho yang menjabat sebagai Kaopsus Operasi Ketupat 2026.
Selain itu, turut hadir secara virtual perwakilan dari berbagai kementerian, termasuk Kemenko Polkam, Kemendag, Kemenpar, dan lainnya. Monitoring ini juga diikuti oleh Gubernur, Pangdam, Kapolda, Wali Kota, Bupati, Dandim, Kapolres, serta Forkopimda dari seluruh wilayah Indonesia. Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk memastikan bahwa pengamanan selama malam takbiran hingga perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan secara nasional dengan kondusif dan aman, mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.



