Kapolri Paparkan Arahan Prabowo di Rapim 2026: Dukung MBG hingga Ketahanan Energi
Kapolri Papar Arahan Prabowo di Rapim 2026

Kapolri Paparkan Arahan Presiden Prabowo dalam Rapim Polri 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit secara resmi membuka agenda Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026 di The Krakatau Grand Ballroom TMII, Jakarta Timur, pada Selasa (10/2/2027). Dalam pembukaannya, ia menegaskan komitmen Polri untuk mendukung penuh rencana kerja pemerintah tahun 2026, dengan tema "Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026".

Arahan Strategis dari Presiden Prabowo Subianto

Kapolri mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan beberapa arahan penting dalam rapim TNI-Polri yang digelar sehari sebelumnya, Senin (9/2). Arahan tersebut mencakup dukungan terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sistem Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta hilirisasi sampah menjadi sumber energi.

"Secara garis besar, Polri mendukung penuh program tersebut, utamanya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi produk dalam negeri, dan UMKM," jelas Listyo Sigit. Ia menambahkan bahwa Polri akan fokus pada implementasi arahan ini untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui dukungan investasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Polri dalam Program Pangan dan Energi

Dalam sesi pertama Rapim, hadir sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. Sesi kedua dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polri, khususnya dalam mendukung kebijakan pangan. "Stok pangan aman, dan harga-harga pangan terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru, berkat Satgas Pangan Polri yang luar biasa," ujarnya. Ia juga menyoroti peran Polri dalam program MBG, di mana lebih dari 500 dapur Polri telah membantu distribusi makanan bergizi.

Zulhas menekankan bahwa arahan Presiden Prabowo menuntut penurunan harga pangan, bukan kenaikan. "Perintahnya harganya nggak boleh naik, Pak. Harus turun. Itu tidak mudah, tapi dengan kolaborasi Polri di tingkat Polres, Polda, hingga pusat, kami optimis," pungkasnya.

Komitmen Polri untuk Pertumbuhan Ekonomi

Kapolri Listyo Sigit menegaskan bahwa pembahasan dalam Rapim Polri 2026 difokuskan pada bagaimana Polri dapat berkontribusi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang stabil. "Hal-hal ini yang kita bahas, dan kemudian bagaimana agar pertumbuhan ini betul-betul bisa terwujud di mana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh investasi sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan terus tumbuh," katanya.

Rapim ini menjadi wadah strategis bagi Polri untuk menyelaraskan langkah dengan agenda pemerintah, terutama dalam aspek ketahanan pangan, energi, dan penguatan UMKM, demi mencapai target pembangunan nasional tahun 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga