Kapolri Perintahkan Kesiapsiagaan Penuh Hadapi Ancaman Bencana Selama Libur Lebaran
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Arahan ini disampaikan dalam rangka mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang rawan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Persiapan Satgas Bencana di Pos-Pos Terpadu
Kapolri menekankan pentingnya kesiapan optimal Satuan Tugas (Satgas) Bencana yang tersebar di berbagai pos terpadu di daerah. Sigit meminta agar persiapan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. "Saya pesan untuk seluruh jajaran yang memiliki potensi terjadinya bencana agar seluruh Satgas Bencana yang ada di pos-pos terpadu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," ujarnya saat memantau pengamanan malam Takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya mengantisipasi potensi bencana ekstrem yang telah diramalkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sigit mengapresiasi upaya BMKG yang telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko banjir dan tanah longsor di jalur mudik dan balik. "Alhamdulillah ini juga berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem, walaupun beberapa hari ke depan menjadi pekerjaan rumah yang harus kita antisipasi," tambahnya.
Pengawasan Ketat di Tempat Wisata
Menyadari tingginya animo masyarakat berwisata selama libur Lebaran, Kapolri juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan tempat-tempat wisata. Ia meminta pengelola tempat wisata dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memprioritaskan keselamatan pengunjung. Sigit secara spesifik menyoroti wisata air, dengan meminta agar kapasitas pengunjung tidak melebihi batas yang telah ditetapkan.
"Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air," pesannya. Alat-alat penyelamatan harus disesuaikan dengan jumlah pengunjung sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, keselamatan masyarakat dapat terjamin dengan baik.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik dan Pelancong
Tak lupa, Kapolri juga mengingatkan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik atau silaturahmi untuk selalu berhati-hati. Sigit menyarankan agar pemudik memanfaatkan rest area dan pos-pos terpadu yang tersedia untuk beristirahat selama perjalanan. "Jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain," tegasnya.
Dengan instruksi yang komprehensif ini, Kapolri berharap Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan lancar dengan minimalisasi risiko bencana dan kecelakaan. Kesiapsiagaan aparat keamanan dan kesadaran masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan pengamanan selama masa libur Lebaran tahun ini.



