Kapolri Serukan Persatuan Dukung Visi Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Bangsa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbicara mengenai visi dan langkah-langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian bangsa di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Dalam pidatonya, Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu demi kemajuan dan stabilitas Indonesia.
Konflik Global dan Dampaknya
Kapolri menyampaikan bahwa situasi global saat ini sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Dia menekankan bahwa konflik di Timur Tengah telah berdampak signifikan pada kenaikan harga minyak dunia, yang berpotensi memicu lonjakan harga di kawasan dan dalam negeri. Kapolri berharap perang di Timur Tengah segera berakhir dan upaya perdamaian dapat tercapai.
Dalam menanggapi situasi ini, pemerintah Indonesia terus melakukan diplomasi dengan mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Selain itu, Indonesia aktif dalam berbagai forum internasional untuk menyuarakan perdamaian dan kerja sama global.
Program dan Kebijakan Pemerintah
Atas situasi global yang menantang, Kapolri menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan berbagai program dan kebijakan yang dirumuskan dalam Asta Cita, 17 program prioritas, 8 program hasil terbaik cepat, dan 9 sasaran prioritas nasional. Berbagai kebijakan ini diwujudkan melalui upaya hilirisasi energi dan industri, serta swasembada pangan, guna memperkuat kemandirian bangsa sehingga Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Kapolri menambahkan bahwa pemerintah saat ini terus mendorong hilirisasi di berbagai sektor, antara lain:
- Industri bauksit
- Baterai listrik
- Otomotif
- Semikonduktor
- Berbagai komoditas strategis lainnya
Penguatan juga dilakukan pada sektor pangan, perikanan, hingga industri makanan, untuk memastikan ketahanan nasional.
Upaya Penguatan Ekonomi dan Investasi
Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah mendorong peningkatan lifting minyak melalui pembukaan sumur-sumur baru, optimalisasi pengelolaan sumur tua, serta mengurangi ketergantungan impor dari negara lain, khususnya terkait pangan dan energi. Berbagai langkah ini diharapkan dapat membuka ruang ekonomi dan lapangan kerja yang luas.
Dukungan dari para buruh dan komunitas ojek online dinilai sangat penting dalam program-program tersebut. Kapolri menekankan bahwa salah satu hal krusial yang perlu dijaga adalah iklim investasi yang kondusif, sehingga hilirisasi dan investasi dapat terus berkembang, baik melalui Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Seruan untuk Persatuan dan Stabilitas
Kapolri pun menyampaikan seruan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Dia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
Dalam situasi seperti ini, dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional, kata Kapolri dalam apel yang dipimpinnya di Palembang, Sumatera Selatan.
Dengan semangat kolaborasi, Kapolri optimis bahwa visi Presiden Prabowo untuk kemandirian bangsa dapat terwujud, mendukung Indonesia menjadi lebih kuat dan mandiri di panggung global.
