Kapolres Tangerang Kota Beri Santunan untuk Agista, Bocah Pemulung Penjual Lukisan yang Viral
Kapolres Tangerang Santuni Bocah Pemulung Penjual Lukisan Viral

Kapolres Tangerang Kota Santuni Agista, Bocah Pemulung Penjual Lukisan yang Viral

Kisah inspiratif Agista Saputri, seorang anak pemulung dari Ciledug, Kota Tangerang, telah menyebar luas di media sosial. Meskipun hidup dalam keterbatasan ekonomi, Agista memilih untuk tidak mengemis dan justru membantu orang tuanya dengan memulung barang bekas. Ia sering terlihat di jalanan Ciledug menawarkan lukisan hasil karyanya kepada masyarakat, menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

Kepedulian Polri dalam Bentuk Bantuan Nyata

Perjuangan Agista ini menyentuh hati jajaran kepolisian. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengirimkan Kapolsek Ciledug, Kompol Susida Aswida, untuk menemui Agista di rumah petaknya di Kampung Parung Serab, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug. Di sana, Agista tinggal bersama orang tuanya dalam kondisi sederhana.

Kapolsek Ciledug datang dengan membawa bantuan dari Kapolres berupa beras, sembako, mi instan, crayon, buku gambar, serta tali asih. Bantuan ini diserahkan secara langsung kepada keluarga Agista sebagai wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang memiliki bakat di tengah kesulitan ekonomi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Semangat Agista yang Menginspirasi

Kombes Jauhari menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan karena mereka tergerak melihat semangat Agista. "Di tengah kondisi yang sulit, dia tetap punya mimpi dan terus menggambar. Ini yang harus kita dukung bersama. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menumbuhkan harapan," ujarnya pada Rabu, 23 Februari 2026.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi Agista untuk terus mengasah bakatnya dan kembali bersekolah demi meraih cita-cita. "Semoga ini bisa membantu meringankan beban keluarga dan menjadi motivasi agar Agista terus belajar, bersekolah, dan mengembangkan bakatnya. Anak-anak seperti ini adalah masa depan kita," tambahnya.

Suasana Haru dan Rasa Syukur Keluarga

Suasana haru tercipta saat bantuan diserahkan. Keluarga Agista menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh kepolisian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bisa datang dari mana saja, termasuk dari institusi yang biasanya identik dengan penegakan hukum.

Di balik seragam dan tugas menjaga keamanan, Polres Metro Tangerang Kota menunjukkan sentuhan kemanusiaan yang terus dijaga untuk memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Kegiatan sosial ini diakhiri dengan buka puasa bersama, mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kisah Agista dan bantuan dari Kapolres ini mengingatkan kita akan pentingnya dukungan terhadap anak-anak berbakat dari latar belakang kurang mampu. Dengan semangat dan bantuan yang tepat, masa depan yang lebih cerah dapat diraih.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga