Kakorlantas Berduka, Anggota Gugur Saat Tugas Kawal Mudik Lebaran 2026
Kakorlantas Berduka, Anggota Gugur Saat Tugas Mudik

Kakorlantas Polri Berduka, Anggota Gugur Saat Tugas Kawal Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho telah secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026, namun dengan suasana duka yang mendalam. Dalam penutupan operasi yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (26/3/2026), Irjen Agus menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota polisi yang bertugas mengamankan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026.

"Tentunya kami juga menyampaikan duka yang sangat mendalam ya," kata Irjen Agus dengan suara berat. Ia mengungkapkan bahwa salah satu personel Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana, telah meninggal dunia saat menjalankan tugasnya.

Penghargaan dan Kunjungan ke Keluarga

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada Brigadir Fajar Permana sebagai bentuk penghormatan. Irjen Agus berencana untuk mendatangi kediaman almarhum setelah kembali ke Jakarta guna menyampaikan rasa belasungkawa secara langsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Nanti pimpinan sudah mempertimbangkan untuk kita beri penghargaan. Kami mungkin setelah kembali ke Jakarta juga akan datang ke rumah duka. Mohon doa restunya semoga diterima Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya dengan penuh harap.

Penyebab Kematian dan Dedikasi Almarhum

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sebelumnya telah menyampaikan kabar duka ini kepada publik. Menurutnya, Brigadir Fajar Permana diduga mengalami kelelahan fisik serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat selama operasi mudik.

"Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara," kata Budi kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan.

Hasil Operasi Ketupat 2026

Meskipun diwarnai duka, Operasi Ketupat 2026 mencatat sejumlah pencapaian positif. Irjen Agus melaporkan bahwa selama operasi berlangsung, terjadi penurunan angka fatalitas dan kecelakaan lalu lintas dibandingkan periode sebelumnya. Beberapa strategi yang diterapkan meliputi:

  • Rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contra flow
  • Pengawasan ketat di titik-titik rawan kemacetan
  • Peningkatan kesiapan anggota di seluruh pos pengamanan

Arus mudik dan balik tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, bahkan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Namun, upaya penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas berhasil menjaga tingkat keamanan yang relatif stabil.

Data Kendaraan dan Kesiapan Anggota

Di sisi lain, Irjen Agus juga mengungkapkan bahwa sekitar 42% kendaraan pemudik belum kembali ke Jakarta hingga penutupan operasi. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa seluruh anggota tetap siaga dan siap melanjutkan pengawasan melalui operasi KRYD hingga 29 Maret 2026.

Operasi Ketupat 2026 secara resmi telah berakhir, namun pengabdian dan pengorbanan anggota seperti Brigadir Fajar Permana akan selalu dikenang sebagai bagian dari tugas mulia menjaga keselamatan masyarakat selama momen mudik Lebaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga