Jakarta Peringkat Kedua Kota Teraman di Asia Tenggara, Apresiasi untuk Kolaborasi Warga
Liputan6.com, Jakarta - Berdasarkan hasil riset Global Residence Index yang dirilis pada 16 Januari 2026, Jakarta menduduki posisi kedua sebagai kota dengan tingkat keamanan tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Pencapaian ini mendapat tanggapan positif dari Polda Metro Jaya, yang menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata hasil kerja aparat penegak hukum, tetapi juga berkat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Kolaborasi Kunci Keamanan Jakarta
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa capaian tersebut lahir dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, pemerintah, dan terutama kesadaran masyarakat. "Ini semua bukan hanya kerja kepolisian, TNI, pemerintah, tetapi ini wujud kesadaran masyarakat juga untuk bisa menciptakan rasa aman," ujar Budi pada Jumat (10/4/2026).
Dia menekankan bahwa rasa aman harus dirasakan oleh semua kalangan, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, baik di ruang publik maupun ruang digital. "Memberi ruang kepada kaum rentan berada di posisi aman, termasuk di ruang digital, adalah prioritas kami," tambahnya.
Kewaspadaan Pribadi Tetap Diperlukan
Meski Jakarta dinilai aman, Budi mengingatkan bahwa kasus kejahatan masih dapat terjadi. Dia mencontohkan insiden yang menimpa petugas damkar di Jakarta Pusat sebagai bukti bahwa siapa pun berpotensi menjadi korban. "Tindak pidana tidak memilih korban. Bisa saja terjadi pada siapa pun, tidak menutup kemungkinan pada saya juga," jelasnya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak menstigma profesi tertentu dan tetap menjaga kewaspadaan pribadi. Budi menyarankan langkah-langkah praktis seperti mengunci kendaraan dengan kunci ganda untuk melindungi harta benda. "Upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan patroli aparat. Partisipasi warga dalam pencegahan sangat krusial," tegasnya.
Komitmen Polda Metro Jaya dalam Penegakan Hukum
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap kasus kejahatan yang terjadi di wilayahnya. Budi memastikan bahwa pihaknya akan berempati dan fokus pada pengungkapan pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. "Kami concern untuk melakukan pengungkapan terhadap pelaku itu, demi menjaga rasa aman yang telah terbangun," tandasnya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara aparat dan warga, Jakarta terus berupaya mempertahankan statusnya sebagai kota yang aman dan nyaman bagi semua penghuninya.



