Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Polres Metro Depok. Gedung lama dinilai kurang representatif sehingga diperlukan pembangunan ulang. Asep mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kota Depok dan kementerian terkait.
Peningkatan Kinerja dan Pelayanan
Asep menyatakan proyek pembangunan markas komando Polres ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Proyek pembangunan Mako Polres ini bisa semakin meningkatnya kinerja anggota Polres Depok, dalam hal memberikan pelayanan pada masyarakat," ujarnya di Polres Metro Depok, Rabu (29/4/2026).
Dia menjelaskan, pembangunan gedung baru bertujuan menjadikan Polres Metro Depok lebih representatif dan mampu memberikan pelayanan optimal. Menurut Asep, hal ini mendorong Polres untuk mengelola masyarakat dengan maksimal. "Apa yang menjadi permasalahan di Depok bisa ditangani dengan baik ya," ucap Asep.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Pembangunan gedung baru menunjukkan peningkatan kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan Pemerintah Kota Depok. Kapolda menekankan pentingnya hubungan baik untuk mengelola Kota Depok yang dinamis. "Kota Depok ini memiliki jumlah masyarakat yang sangat banyak, ini harus kita kelola bersama-sama, baik dari pemerintah daerah, Kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat," terang Asep.
Dukungan Anggaran dan Target Pembangunan
Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Depok dan DPRD yang menganggarkan dana sebesar Rp40 miliar. Gedung lama dinilai tidak representatif, sehingga pembangunan baru diperlukan. "Ini bukan hanya pada pelayanan pada anggota, tetapi untuk masyarakat," tutur Abdul.
Gedung baru nantinya akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin membuat laporan, mengurus SKCK, atau keperluan lainnya. "Bagi kami jajaran Polres Metro Depok, dengan fasilitas yang memadai dan representatif, ini menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada warga Kota Depok," kata Abdul.
Target pembangunan gedung baru lima lantai ini dilaksanakan selama delapan bulan. Gedung tersebut akan digunakan untuk pelayanan SPKT dan SKCK. "Nantinya bangunan ada lima lantai untuk pelayanan SPKT dan pelayanan SKCK, tentu ini bukan hanya sekedar meningkatkan pelayanan kepada anggota tetapi untuk masyarakat," pungkas Abdul.



