Fakta di Balik Geger Fortuner di Jakpus Diamuk Warga
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan mobil Fortuner dikepung dan dirusak oleh warga di Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Polisi segera turun tangan untuk menyelidiki peristiwa tersebut. Berdasarkan rekaman yang beredar pada Minggu (7/8/2026), tampak warga mengepung mobil dan melempari batu hingga kaca depan pecah. Seorang warga bahkan naik ke kap mobil dan memukulkan batu ke kaca depan. Mobil tersebut kemudian melaju kencang meninggalkan lokasi.
1. Penjelasan Polisi
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi pada Sabtu (6/6) pukul 16.30 WIB di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakpus. Piket Opsnal menerima laporan melalui call center 110 tentang keributan di lokasi. "Setelah didalami, ternyata mobil dalam keadaan kaca pecah dan bodi penyok," ujar AKBP Dhimas pada Minggu (7/6/2026). Polisi masih mendalami kasus ini. Pengemudi Fortuner sempat dimintai keterangan, namun "tidak nyambung, seperti orang linglung atau kebingungan," tambahnya.
2. Pemicu Fortuner Diamuk Massa
Perusakan mobil Fortuner dipicu oleh masalah klakson terhadap pengendara motor. "Berawal dari pengendara Fortuner ribut dengan pengendara sepeda motor di Tebet, Jakarta Selatan. Pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya," jelas AKBP Dhimas. Pengemudi Fortuner kemudian memepet dan memaki pemotor. Dua pemotor mengejar dan menegur pengemudi Fortuner. "Selanjutnya, pengendara Fortuner memepet dan memaki-maki ke pengendara sepeda motor. Sesaat kemudian, datang dua orang mengendarai sepeda motor menegur pengendara Fortuner karena memaki-maki pengendara sepeda motor yang menghalangi jalan," ucapnya.
3. Pengemudi Fortuner Diteriaki 'Tabrak Lari'
Pengemudi Fortuner tidak senang ditegur dan terjadi cekcok di jalan. Menurut Dhimas, pemotor menabrakkan diri ke mobil Fortuner sambil berteriak 'tabrak lari' hingga mengundang massa untuk merusak mobil. "Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara sepeda motor yang menegurnya. Selanjutnya, terjadi cekcok sambil jalan, pengendara sepeda motor menabrakkan motornya ke mobil Fortuner (pengakuan pengendara Fortuner)," kata dia. "Pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan." Pengemudi Fortuner kembali dihentikan massa hingga terjadi cekcok. Ia kabur ke Tanah Abang dalam kondisi mobil rusak dan kepala terluka. "Selanjutnya, dalam perjalanan mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan yang mengakibatkan luka dan perusakan mobil. Selanjutnya pengendara Fortuner kabur ke arah Tanah Abang berhenti di TKP dalam keadaan mobil sudah dirusak massa dan luka di kepala," jelasnya.
Pengemudi Fortuner diamankan polisi namun tidak kooperatif dan masih emosi. "Saat diamankan, pengendara Fortuner tidak kooperatif, berbicara ngelantur, marah-marah tidak jelas. Selanjutnya, pengemudi Fortuner beserta mobilnya diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Metro Tanah Abang," jelas Dhimas. "Sesampai di Polsek, pengemudi Fortuner saat ditanya menjawab ngelantur dan masih marah-marah serta tidak mau membuat laporan dan juga tidak mau visum maupun diobati lukanya." Pengemudi enggan membuat laporan polisi. Orang tuanya menjemput dan memanggil derek untuk membawa mobil tersebut. "Selanjutnya, orang tuanya membawa pulang pengendara berikut mobilnya yang menurut tukang derek akan dibawa ke PT Auto Paint Mobilindo Bantar Gebek Bekasi," tutupnya.



