Dua Anak Tersesat di Gunung Salak Bogor Berhasil Diselamatkan Polisi
Insiden mengharukan terjadi di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, ketika dua anak laki-laki ditemukan dalam keadaan tersesat tanpa didampingi orang tua. Kejadian ini berlangsung pada Senin (23/3/2026) sore di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, tepatnya di area jalan menuju hutan jati Taman Nasional Gunung Salak.
Proses Penemuan dan Pengamanan oleh Polisi
Kapolsek Tamansari, Iptu Azis Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penyerahan dua anak dari warga setempat. "Kami menerima laporan dari masyarakat tentang dua anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun yang tidak tahu jalan pulang. Identitas orang tua mereka juga belum diketahui saat itu," ujar Azis pada Selasa (24/3/2026).
Anak-anak tersebut ditemukan dalam kondisi bingung dan tidak mampu menyebutkan nama orang tua atau alamat rumah dengan jelas. Mereka hanya mengungkapkan keinginan untuk pulang, sehingga memicu keprihatinan di antara warga dan aparat.
Upaya Pencarian dan Reuni Keluarga
Polisi segera bertindak cepat dengan menyebarkan informasi melalui grup-grup warga dan mengerahkan Bhabin untuk mencari data terkait. "Kami bergerak intensif untuk menemukan keluarga anak-anak ini demi keselamatan mereka," tambah Azis.
Tak lama kemudian, seorang pria bernama Toni Iskandar datang ke kantor polisi dan mengaku sebagai orang tua dari kedua anak tersebut. Setelah verifikasi dan konfirmasi kebenaran identitas, polisi menyerahkan anak-anak kepada keluarga mereka. "Alhamdulillah, orang tuanya datang dengan cepat. Rupanya, anak-anak ini hilang saat ditinggal di rumah oleh neneknya, sementara sang ayah bekerja sebagai ojek online," jelas Azis.
Kisah dari Sisi Keluarga
Toni Iskandar mengungkapkan bahwa kedua anaknya, yang merupakan kakak beradik, hilang dari rumah sejak pukul 14.00 WIB. Ia baru mendapatkan kabar saat sedang bekerja, melalui telepon dari saudara yang mendapat informasi dari grup WhatsApp. "Saya langsung menuju Polsek setelah mendengar kabar itu. Syukurlah, anak-anak saya dalam keadaan baik-baik saja," kata Toni dengan penuh rasa lega.
Insiden ini mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak, terutama di area pegunungan yang berpotensi berbahaya. Kerja sama antara warga dan polisi terbukti efektif dalam menyelesaikan kasus ini tanpa korban jiwa.



