Driver Ojol Dibegal di Bogor: Celuritnya Gede Banget, Motor Dibawa Pelaku
Sebuah video viral di media sosial mengungkapkan kisah menegangkan seorang driver ojek online (ojol) yang menjadi korban begal di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dalam rekaman tersebut, pria berjaket ojol terlihat masih mengenakan helm sambil berbicara melalui telepon, menceritakan pengalaman traumatisnya.
"Mas, saya dibegal mas, di Ciangsana. Nggak bisa kerja saya. Kena, dompet, semua. SIM, orang saya naro dompet di bawah jok, gimana ini mas ya," kata korban dengan suara gemetar. Ia menambahkan, "Celuritnya gede banget, ngeri dibacok saya." Ungkapan ini menggambarkan ketakutan mendalam yang dirasakannya saat menghadapi ancaman senjata tajam berukuran besar.
Upaya Korban Gagal, Motor Tetap Dibawa
Dalam video viral yang beredar, korban mengaku sempat menabrakkan dirinya ke tiang listrik dalam upaya putus asa untuk mencegah motornya diambil oleh pelaku. Sayangnya, tindakan ini tidak berhasil menghentikan niat jahat para begal. Pelaku tetap berhasil membawa motor korban, meninggalkannya dalam keadaan shock dan ketakutan di lokasi kejadian.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Aulia Putra, mengonfirmasi bahwa korban telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. "Korban sudah membuat laporan, kita masih penyelidikan. Pelapor saat itu akan berangkat bekerja di daerah Bekasi. Beliau satpam di pabrik wilayah Bekasi," jelas Robby.
Kronologi Kejadian di Dini Hari
Robby memaparkan kronologi lengkap insiden ini. Peristiwa begal terjadi pada Sabtu (11/4) dini hari, ketika korban sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Bekasi. Di lokasi kejadian, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario memepet dan memaksa korban untuk berhenti.
"Setiba di lokasi kejadian, tiba-tiba pelapor dipepet dan diberhentikan oleh dua orang pelaku. Saat itu pelaku menodongkan senjata tajam jenis celurit ke arah tubuh pelapor," ujar Robby. Menghadapi ancaman senjata tajam, korban tidak berani melakukan perlawanan dan memilih untuk menyerah.
"Kemudian akhirnya pelapor menghentikan laju motornya dan memberikan motor serta kunci kontaknya kepada para pelaku. Pelaku melarikan diri ke arah Bojong Kulur dan meninggalkan pelapor di lokasi kejadian," tambah Robby. Polisi kini tengah mengumpulkan bukti dan informasi untuk mengungkap identitas pelaku serta melacak keberadaan motor yang dibawa.
Dampak dan Respons Masyarakat
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jalan, terutama driver ojol yang sering beraktivitas di jam-jam sepi. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Korban kehilangan dompet berisi SIM dan barang berharga lainnya yang disimpan di bawah jok motor.
- Pelaku menggunakan modus operandi dengan senjata tajam berukuran besar untuk mengintimidasi korban.
- Lokasi kejadian di Ciangsana, Gunung Putri, menjadi perhatian untuk peningkatan pengamanan.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengendara motor, untuk selalu waspada terutama saat berkendara di waktu dini hari atau di daerah yang sepi. Disarankan untuk menghindari membawa barang berharga dalam jumlah besar dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.



