DPO Pemalsuan Meterai Tewas Lompat dari Lantai 7 Apartemen Depok
DPO Pemalsuan Meterai Tewas Lompat dari Lantai 7

Seorang tersangka kasus pemalsuan meterai berinisial AB (36) tewas setelah melompat dari lantai 7 sebuah apartemen di kawasan Depok, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 26 Juni 2026, dan jasad korban ditemukan di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, mengungkapkan bahwa korban menjatuhkan diri dari lantai 7 apartemen tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka berat di bagian kepala. "(Luka) di kepala, kan dari lantai 7 ya. Lantai 7 langsung ke lantai parkiran dasar itu," ujar Made saat konferensi pers di Mapolres Metro Depok pada Selasa, 7 Juli 2026.

Motif Bunuh Diri

Menurut polisi, AB merupakan tersangka dalam kasus pemalsuan meterai dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ia diduga nekat mengakhiri hidupnya karena merasa takut setelah ditetapkan sebagai tersangka dan terus dicari oleh penyidik. "Karena korban merasa takut bahwa memang informasi korban ini memang merupakan tersangka, ataupun DPO. Yang memang pada saat kejadian yang bersangkutan memang sedang dicari oleh penyidik. (DPO) kasus pemalsuan meterai," jelas Made.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Barang Bukti Ditemukan

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan barang bukti berupa meterai palsu di dalam kamar korban. Kasus pemalsuan meterai ini sendiri ditangani oleh penyidik Polda Metro Jaya, bukan oleh Polres Metro Depok. "Ada (penemuan barang bukti) meterai palsu. Nanti kami dalami karena memang bukan penyidik Depok, (penyidik) dari Polda (menangani kasus pemalsuan meterai)," beber Made.

Penanganan Lanjutan

Polisi telah menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah bunuh diri dan mengikhlaskannya. "Selanjutnya, korban sudah kita serahkan kepada keluarga, sudah kita hubungi pihak keluarga, dan keluarga menerima bahwa itu memang bunuh diri," tutup Made.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga