Demo di Indramayu, Massa Lempar Ular ke Aparat saat Berunjuk Rasa
Demo Indramayu: Massa Lempar Ular ke Aparat

Indramayu – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa Aliansi Topi Jerami di depan Pendopo Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (10/5/2026) berlangsung dramatis. Dalam aksi tersebut, para demonstran melemparkan ular ke arah aparat yang berjaga sebagai bentuk sindiran terhadap Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Protes Lingkungan, Pendidikan, dan Ekonomi

Berdasarkan laporan dari detikJabar, massa menyuarakan protes terkait tiga isu utama, yaitu lingkungan, pendidikan, dan ekonomi di Kabupaten Indramayu. Ular yang dibawa dalam karung kemudian dilepaskan di tengah kerumunan demonstran dan dilemparkan ke arah petugas keamanan.

Koordinator aksi, Rakhmat Hidayat, menjelaskan bahwa lemparan ular tersebut merupakan simbol kritik terhadap kebijakan Bupati Lucky Hakim yang sebelumnya pernah melepas ular ke sawah untuk menangani hama. Menurut Rakhmat, langkah tersebut hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Simbol lempar ular ini menjadi bentuk kritik kami terhadap kebijakan yang terkesan simbolis. Masyarakat membutuhkan solusi yang benar-benar dirasakan dampaknya,” ujar Rakhmat.

Persoalan Sampah dan Program Daerah

Salah satu isu lingkungan yang disorot adalah pengelolaan tempat pembuangan sampah yang belum berjalan optimal. Sampah tidak rutin diangkut, sehingga menimbulkan tumpukan yang menjadi masalah baru bagi warga.

Selain itu, massa juga mengkritisi sejumlah program pemerintah daerah yang tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ). Menurut para demonstran, program-program tersebut belum sesuai dengan kondisi riil yang dialami masyarakat.

Pengamanan dan Evakuasi Ular

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyatakan bahwa aksi unjuk rasa berlangsung aman hingga selesai. Petugas langsung mengevakuasi ular-ular yang dilempar oleh massa.

Ular yang digunakan dalam aksi tersebut berjenis xenochrophis vittatus atau yang dikenal masyarakat Indramayu sebagai 'ular kisik'. Selain itu, terdapat juga ular sawah yang ikut dilemparkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga