Polres Metro Depok, yang bernaung di bawah Polda Metro Jaya, memiliki peran vital dalam mengamankan wilayah penyangga Ibu Kota, meskipun secara administratif Kota Depok termasuk dalam Provinsi Jawa Barat. Saat ini, tongkat komando Polres Metro Depok dipegang oleh Kombes Abdul Waras, seorang perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian 1999 Batalyon Endra Dharmalaksana.
Perjalanan Karier Abdul Waras
Karier Abdul Waras di kepolisian dimulai di Gorontalo pada awal tahun 2000-an. Ia pernah menjabat berbagai posisi, seperti Kanit I Satreskrim Polresta Gorontalo, Kaur Bin Ops Satlantas, hingga Kasatlantas di beberapa wilayah Gorontalo. Pada 2006, ia dipercaya menjadi Kapolsek Kalianda Polres Lampung Selatan, kemudian menjabat Kapolsekta Teluk Betung Utara dan Kapolsek Tanjungkarang Barat. Kariernya di Polda Lampung terus menanjak. Ia tercatat pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro, Kasatlantas di sejumlah daerah, serta berbagai posisi di Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, termasuk Kasi STNK dan Kasi BPKB. Pada 2015, ia bertugas di Akademi Kepolisian sebagai Kadensis PPSS Korbintarsis. Dua tahun kemudian, Abdul Waras menjabat sebagai Kapolres Wonosobo dan Kapolres Batang. Selanjutnya, ia dipromosikan menjadi Wakil Kepala SPN Polda Jawa Tengah, sebelum kembali ke wilayah operasional sebagai Kapolresta Bandar Lampung.
Program Ngopi Kamtibmas
Penunjukan Abdul Waras sebagai Kapolres Metro Depok tertuang dalam Surat Telegram Kapolri pada akhir 2024. Setibanya di Depok, pria kelahiran Tuban, November 1976 itu langsung melakukan konsolidasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Salah satu pendekatan yang ia lakukan adalah melalui program “Ngopi Kamtibmas” untuk menyerap aspirasi dan menjaga kedekatan dengan masyarakat. Ia juga aktif turun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan berbagai kalangan, mulai dari pedagang, pengemudi ojek online, hingga warga di kawasan permukiman padat. Pendekatan humanis ini dinilai sebagai strategi efektif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Depok.
Interaksi Langsung dengan Masyarakat
Abdul Waras sering terlihat duduk bersama warga sambil menikmati secangkir kopi, mendengarkan keluhan, dan berdialog secara santai. Tidak hanya itu, ia juga mendatangi para pengemudi ojek online di pangkalan untuk berbincang dan memahami tantangan yang mereka hadapi. Langkah ini membuat polisi semakin dekat dengan masyarakat dan menciptakan rasa saling percaya.
Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, Kombes Abdul Waras berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Depok. Program-program seperti Ngopi Kamtibmas diharapkan terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kamtibmas.



