Empat Pemuda di Bekasi Ditangkap Polisi Saat Hendak Tawuran
4 Pemuda Bekasi Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Sajam Disita

Brimob Polda Metro Jaya berhasil mengamankan empat orang pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Para pemuda tersebut ditangkap pada saat mereka diduga tengah bersiap untuk melancarkan aksi kekerasan.

Penangkapan Saat Patroli Dini Hari

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengungkapkan bahwa keempat pemuda tersebut ditangkap ketika petugas sedang melaksanakan patroli rutin pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Patroli ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Saat melintasi kawasan tersebut, petugas mendapati sekumpulan pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga kuat sedang bersiap-siap melakukan aksi tawuran," ujar Kombes Henik Maryanto dalam keterangannya pada Kamis (4/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Melarikan Diri Gagal

Para pemuda tersebut sempat berusaha membubarkan diri ketika melihat kehadiran petugas. Namun, upaya mereka tidak berhasil karena petugas dengan sigap berhasil membekuk mereka sebelum aksi tawuran sempat terjadi. Dari tangan keempat pemuda yang diamankan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang menjadi krusial dalam rencana aksi kekerasan tersebut.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain satu buah stik golf, satu bilah golok, satu bilah celurit, satu bilah corbek (senjata tajam modifikasi), serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkoordinasi dengan kelompok lawan. Keberadaan senjata-senjata ini mengindikasikan bahwa para pemuda tersebut telah merencanakan tawuran dengan persiapan yang matang.

Komitmen Jaga Keamanan Wilayah

Tindakan penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah secara preventif dan represif. Keempat pemuda tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. Polisi akan mendalami motif dan keterlibatan mereka dalam jaringan tawuran yang mungkin lebih luas.

"Kami bergerak cepat mengantisipasi potensi gesekan di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat," imbuh Kombes Henik Maryanto.

Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengurangi angka tawuran di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga