Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 36 Saksi Diperiksa, Green SM Jadi Sasaran
36 Saksi Diperiksa dalam Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada 27 April 2026. Hingga saat ini, sebanyak 36 saksi telah dimintai keterangan terkait insiden yang menewaskan 16 orang tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa pemeriksaan masih berlanjut dan salah satu pihak yang akan diperiksa adalah perusahaan taksi Green SM.

Pemeriksaan Saksi Berlanjut

Pada Selasa, 5 Mei 2026, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap perwakilan PT Vinfast Auto, perusahaan pemilik taksi Green SM. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya mengungkap penyebab kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line.

Selain itu, pada Kamis, 7 Mei 2026, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Richard Rudolf Passelima, pengemudi taksi Green SM, bersama dengan Pusat Laboratorium Forensik. Sementara itu, pada Jumat, 8 Mei 2026, Petugas Pengawas Selatan dan Kepala Sintel dijadwalkan untuk diperiksa. Pihak Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga akan dimintai kesaksian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Hukum Lainnya

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga akan menindaklanjuti hasil visum korban dari rumah sakit serta mengajukan permohonan barang bukti. Langkah ini diambil untuk memperkuat bukti-bukti dalam proses penyidikan.

Pihak yang Telah Diperiksa

Sejumlah instansi telah lebih dulu diperiksa pada Senin, 4 Mei 2026, antara lain Dinas Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, serta Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Mereka hadir dan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Sopir taksi dan saksi palang pintu juga diperiksa di Polres Metro Bekasi Kota. Namun, perwakilan perusahaan Green SM meminta penundaan pemeriksaan yang semula dijadwalkan pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan terjadi pada 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. Tabrakan antara KAJJ Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Proses evakuasi dan penyelamatan dilakukan oleh tim gabungan.

Penyidik terus berupaya mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Masyarakat diimbau untuk bersabar dan menunggu hasil investigasi yang transparan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga