Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat kehormatan kepada tiga purnawirawan Polri yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara. Penganugerahan ini berlangsung dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026.
Dasar Hukum dan Penerima Pangkat Kehormatan
Pemberian tanda kehormatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 37 dan 38 TK tahun 2026 serta Nomor 55 Polri tahun 2026. Keputusan tersebut mengatur penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Bintang Bhayangkara Narariya, dan Pangkat Kehormatan.
Tiga purnawirawan Polri yang menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi adalah:
- Irjen (Purn) Sidarto Danusubroto dianugerahi pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan. Sidarto merupakan Ketua MPR RI periode 2013-2014, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, dan pernah menjabat sebagai ajudan Presiden pertama RI Soekarno.
- Irjen (Purn) Pol Taufiequrachman Ruki dianugerahi pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan. Taufiequrachman dikenal sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertama periode 2003-2007.
- Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Taufiq Efendi dianugerahi pangkat Inspektur Jenderal Polisi Kehormatan.
Makna Penganugerahan di HUT Bhayangkara
Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara HUT ke-80 Bhayangkara dengan menaiki mobil Maung. Penganugerahan pangkat kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan pengabdian para purnawirawan selama bertugas.
Menurut Keputusan Presiden yang dibacakan dalam upacara, pemberian pangkat kehormatan ini didasarkan pada jasa luar biasa yang telah diberikan oleh ketiga penerima kepada bangsa dan negara. Sidarto Danusubroto, misalnya, memiliki rekam jejak panjang sebagai ajudan Soekarno dan tokoh negara, sementara Taufiequrachman Ruki dikenal luas karena perannya dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Penganugerahan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara yang diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk demonstrasi paramotor yang mewarnai langit Cikeas dan ziarah ke makam Bung Karno serta Gus Dur oleh Kapolri.



