Seorang wisatawan asal Prancis bernama Duchaufour menjadi korban penjambretan di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (7/7/2026). Pelaku berinisial AH (27) berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Metro Tamansari saat mencoba mengulangi aksinya.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M Zulfikar menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban sedang menikmati suasana Kota Tua. Tiba-tiba, pelaku merampas telepon genggam milik korban. Korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polisi Pinangsia.
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Tak lama kemudian, pelaku diketahui masih berada di kawasan Kota Tua. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pelaku diduga belum meninggalkan lokasi karena masih mengincar korban lain, terutama wisatawan yang berkunjung.
Pelaku Ditangkap Saat Mengincar Korban Baru
“Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama di kawasan Kota Tua. Dari hasil pendalaman sementara, ada dugaan pelaku masih berupaya mencari korban lainnya,” kata Bobby dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026). Saat diamankan, telepon genggam milik korban masih berada dalam penguasaan pelaku sehingga belum sempat dijual. Barang bukti tersebut kemudian dikembalikan kepada pemiliknya.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi penjambretan. Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di kawasan Kota Tua. “Kepada penyidik, pelaku mengaku berniat menjual telepon genggam hasil kejahatannya untuk membeli sabu,” ujar Bobby.
Pelaku Terancam Hukuman
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Metro Tamansari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan penjambretan di kawasan wisata tersebut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan jalanan. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.



