Viral Makam Berantakan di Batu Jatim, Ternyata Ulah Juru Kunci Nanto
Viral Makam Berantakan di Batu, Ulah Juru Kunci Nanto

Viral Kondisi Puluhan Makam Berantakan di Kota Batu, Jawa Timur

Keadaan puluhan makam yang mendadak berantakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sumber Sari, Desa Giripurno, Kota Batu, Jawa Timur, telah menggemparkan warga setempat. Peristiwa ini memicu kemarahan terutama dari ahli waris makam yang merasa haknya dilanggar.

Video Viral Ungkap Kondisi Memprihatinkan

Insiden ini menjadi viral setelah sebuah rekaman video amatir beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, terlihat jelas sejumlah makam berada dalam kondisi tidak teratur dengan nisan yang tampak telah dipindahkan dari posisi semula.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga pertama kali menyadari keanehan tersebut pada siang hari Minggu, 22 Februari 2026. Mereka melihat lokasi nisan tidak lagi sesuai dengan letak awal pemakaman.

Salah satu ahli waris bernama Udin membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia mengaku bahwa makam orang tuanya termasuk yang mengalami kerusakan dan nisannya telah digeser tanpa seizin keluarga.

"Benar, salah satu makam yang dirusak itu merupakan makam ayah saya," terang Udin seperti dikutip dari sumber berita. Ia menyatakan penyesalan mendalam atas perbuatan tanpa izin yang dilakukan terhadap makam orang tuanya tersebut.

Pelaku Terungkap sebagai Juru Kunci TPU

Identitas pelaku yang menyebabkan puluhan makam berantakan hingga menggeser nisan secara paksa akhirnya terungkap. Pelaku tersebut tidak lain adalah juru kunci dari TPU setempat bernama Nanto.

"Yang menggeser nisan dan bikin morat-marit makam itu Pak Nanto, juru kunci makam. Dia menggeser nisan makam dibantu beberapa orang," jelas Kepala Dusun Sumber Sari, Istiyah, saat dikonfirmasi mengenai insiden ini.

Istiyah mengaku awalnya merasa kaget ketika menerima laporan dari warga mengenai adanya sejumlah makam yang dirusak pada hari Minggu tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sekitar 20 makam dalam kondisi berantakan dengan nisan yang telah dipindahkan.

"Saya pun kaget karena tidak ada pemberitahuan atau rembukan apapun sama warga soal menggeser nisan. Tahu-tahu Pak Nanto ini tanpa izin geser nisan makam," ungkapnya lebih lanjut.

Proses Penanganan dan Tindak Lanjut

Persoalan ini telah ditindaklanjuti oleh perangkat dusun setempat. Warga dan ahli waris makam menuntut kejelasan serta pertanggungjawaban atas tindakan yang dilakukan tanpa koordinasi tersebut.

Insiden ini menyoroti pentingnya komunikasi dan transparansi dalam pengelolaan tempat pemakaman umum, terutama ketika melibatkan perubahan atau penataan ulang yang berdampak pada makam warga.