Uang Berceceran di Jalan Tegar Beriman Bogor Kembali ke Pemilik, Muchamad Sholihin
Uang Berceceran di Bogor Kembali ke Pemilik, Muchamad Sholihin

Uang Berceceran di Jalan Tegar Beriman Bogor Akhirnya Kembali ke Pemiliknya

Insiden viral uang berceceran di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, akhirnya menemui titik terang. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bogor telah berhasil mengidentifikasi dan menyerahkan uang tersebut kepada pemiliknya yang sah, Muchamad Sholihin, pada Minggu (15/2/2026).

Proses Verifikasi yang Ketat

Kepala Dinas Damkar Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa penyerahan dilakukan setelah proses verifikasi yang cermat. "Pemiliknya datang dan uang sudah diserahkan hari ini sekitar pukul 10 pagi. Pemiliknya atas nama Miftah," ujar Yudi saat dikonfirmasi.

Verifikasi kepemilikan dilakukan dengan mencocokkan beberapa dokumen yang ditemukan di dompet yang jatuh. "Kita memperkuat dari namanya, fotonya, dan STNK yang ada di dompet. STNK motor atas nama orang tuanya, dan motornya yang dibawa ke Damkar cocok dengan data tersebut," tambah Yudi. Proses ini memastikan keabsahan klaim kepemilikan, meskipun jumlah uang yang berceceran tidak diketahui secara pasti.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Yudi, uang tersebut jatuh saat pemiliknya, Miftah, sedang dalam perjalanan pulang dari bekerja. "Dia habis pulang kerja setelah meeting dengan klien. Dompetnya jatuh karena tidak membawa tas," jelasnya. Insiden ini terjadi pada Jumat (13/2) sekitar pukul 22.00 WIB, saat petugas Damkar sedang kembali ke kantor usai melakukan evakuasi.

Video yang viral di media sosial pada Sabtu (14/2) menunjukkan sejumlah warga mengambil dan merapikan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di jalan tersebut. Warga yang kebingungan karena tidak ada yang mengaku pemilik, kemudian menyerahkan uang kepada petugas Damkar yang kebetulan melintas.

Respons Damkar dan Penutupan Kasus

Yudi menegaskan bahwa pihaknya tidak mendalami pertanyaan terkait pekerjaan Miftah atau jumlah uang yang hilang. "Kami tidak mengejar pertanyaan-pertanyaan itu. Fokus kami adalah memastikan uang kembali ke pemilik yang sah," imbuhnya. Dengan verifikasi yang valid melalui STNK dan foto, kasus ini dianggap sudah selesai dan uang telah diserahkan dengan aman.

Insiden ini mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam membawa barang berharga di tempat umum. Meski viral, akhirnya berakhir dengan kepastian hukum dan kepuasan bagi pihak yang terkait.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga