Pilu Tukang Bakso Korban Kebakaran Tambora: Barang Jualan Ludes
Tukang Bakso Korban Kebakaran Tambora Rugi Jutaan

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam, 28 Mei 2026. Peristiwa ini menghanguskan puluhan rumah dan membuat ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Salah satu korban yang merasakan dampaknya adalah Dadang (48), seorang pedagang bakso yang tinggal di kawasan tersebut.

Kesaksian Dadang: Barang Dagangan Ludes Tak Terselamatkan

Dadang menceritakan detik-detik kebakaran yang terjadi saat ia baru saja pulang berjualan dan beristirahat di dalam kontrakannya. Tiba-tiba, teriakan warga tentang kebakaran membuatnya bergegas keluar. Namun, api sudah membesar dan ia hanya bisa menyelamatkan diri.

"Saya posisi lagi di dalam kontrakan, lagi istirahat, baru selesai pulang dagang. Terus banyak sebagian warga berteriak kebakaran, saya keluar, dilihat api sudah membesar. Jadi, daripada saya menyelamatkan untuk yang lain, terutama saya menyelamatkan diri sendiri," ujar Dadang saat ditemui di lokasi kebakaran, Jumat (29/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dalam situasi genting itu, Dadang hanya sempat menyelamatkan satu gerobak bakso. Sementara itu, seluruh barang dagangan seperti piring, kompor, dan peralatan lainnya hangus terbakar. Ia mengaku mengalami kerugian materi mencapai Rp 4 juta.

"Untuk sementara ini yang saya selamatkan hanya satu gerobak bakso. Kalau untuk materi, ya kurang lebih piring, kompor, segala peralatan dagang, dan pakaian. Hanya sekitar mungkin sekitar Rp 3 atau Rp 4 juta," katanya.

Harapan Korban: Bantuan Pakaian dan Makanan Sangat Dibutuhkan

Dadang berharap bantuan dari berbagai pihak segera mengalir untuk meringankan beban para korban. Ia menyebut kebutuhan mendesak saat ini adalah pakaian dan makanan.

"Ya, mungkin sebagian harapan saya pribadi, khususnya masyarakat yang terkena dampak musibah kebakaran, ya sejenis pakaian dan bantuan yang lainnya yang diperlukan oleh masyarakat," tuturnya.

Data Korban dan Upaya Pemadaman

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyampaikan bahwa total 27 rumah hangus terbakar dalam insiden ini. Sebanyak 115 kepala keluarga atau sekitar 250 jiwa terdampak kebakaran tersebut.

"Sebanyak 115 KK (terdampak kebakaran) dan 250 jiwa," kata Syaiful kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 19.47 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.32 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerjunkan 21 mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga