Polisi di Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi sasaran serangan batu dari sekelompok pemuda saat berupaya menyelamatkan seorang wanita berusia 18 tahun yang disekap dan diperkosa oleh mantan pacarnya. Insiden terjadi pada Minggu (28/6) malam di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari. Meskipun korban berhasil dievakuasi, pelaku justru melarikan diri di tengah kekacauan.
Kronologi Penyelamatan yang Berujung Serangan
Peristiwa bermula ketika pihak keluarga melaporkan penculikan ke Polsek Kandai pada Minggu malam. Kapolresta Kendari Kombes Edwin L. Sengka mengonfirmasi bahwa laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. “Kami mendapatkan laporan orang tua korban bahwa anaknya diculik. Saat proses penyelamatan, terjadi perlawanan dari warga sekitar,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Tim Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra yang dipimpin Bripka Boy Sagita dikerahkan ke lokasi. Namun, kedatangan polisi justru memicu kemarahan warga. “Suasana berubah mencekam. Personel dihujani batu ketika berupaya mengamankan korban,” kata Bripka Boy. Polisi pun melepaskan tembakan peringatan ke udara, tetapi warga terus melancarkan serangan.
Korban Selamat, Pelaku Kabur
Dalam situasi genting, polisi tetap berhasil mengevakuasi korban ke dalam mobil dan segera meninggalkan lokasi. Sayangnya, pelaku memanfaatkan kekacauan untuk melarikan diri. “Kami memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan, termasuk melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi dan mencari keberadaan pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran,” jelas Bripka Boy.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku yang kabur. Sementara itu, korban kini dalam pendampingan pihak berwajib untuk pemulihan psikologis dan proses hukum lebih lanjut.



