Bocah Korban Cabul Tukang Fotokopi di Bogor Jalani Trauma Healing
Korban Cabul Tukang Fotokopi Bogor Jalani Trauma Healing

Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun yang menjadi korban pencabulan oleh tukang fotokopi berinisial AN (34) di Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat, kini menjalani pemulihan psikologis atau trauma healing. Kepolisian Resor Bogor bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menangani kondisi mental korban.

Polisi Rujuk Korban ke Psikolog

Kasat Reserse PPA/PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merujuk korban ke UPT PPA untuk mendapatkan penanganan psikolog profesional. "Kalau terkait traumatik kan kami bekerja sama dengan UPT PPA terkait psikolognya. Jadi kami hanya merujuk, terkait penanganan psikolog itu psikolog yang melanjutkan," ujar Silfi pada Senin (29/6/2026).

Proses pemulihan korban akan dipantau secara berkala oleh petugas di UPT PPA. Frekuensi pertemuan dengan psikolog disesuaikan dengan kondisi traumatik yang dialami korban. "Berapa kali pertemuan atau mungkin kalau memang dirasa masih traumatik pasti terus dilakukan pertemuan, itu tergantung dari korbannya masing-masing," jelas Silfi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku Sudah Ditahan

Saat ini, tersangka AN telah ditangkap dan menjalani masa penahanan di Polres Bogor. "Sudah ditahan orangnya (pelaku)," tegas Silfi. AN dijerat dengan Pasal 473 ayat 4 dan/atau Pasal 414 dan/atau Pasal 415 huruf B Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atas perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.

Pelaku Rekam Aksi Cabul

Diketahui, AN merekam tindakan pencabulan yang dilakukannya terhadap korban. Video tersebut menjadi bukti awal yang mengungkap aksi bejat pelaku. Keluarga korban mengetahui perbuatan AN setelah pelaku mengirimkan video tersebut kepada korban. Saat itu, pelaku hendak mengirim pesan kepada korban yang sudah dua pekan tidak datang ke tempat kerjanya. Namun, video itu justru dilihat oleh orang tua korban.

"Iya, dibikin video dan video itu dikirim pelaku ke orang tua korban," kata pendamping korban, Entin Martini, pada Jumat (26/6/2026). Peristiwa ini terjadi di sebuah tempat fotokopi di Kecamatan Ciampea, Bogor, tempat AN bekerja. Korban yang merupakan pelanggan sering kali menjadi sasaran pelaku saat sedang bekerja.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga