Kasus Hanania Travel: Influencer Terima Uang Saku Umrah Gratis, Anwar Sanjaya Kembalikan
Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah Hanania Travel. Sejumlah influencer yang bekerja sama dengan travel tersebut ternyata tidak hanya mendapatkan fasilitas umrah gratis, tetapi juga menerima uang saku dengan nominal bervariasi. Hal ini terungkap dari pemeriksaan terhadap para influencer yang telah dipanggil sebagai saksi.
Pemberian Uang Saku Jadi Temuan Penyidik
Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, menyatakan bahwa pemberian uang saku menjadi salah satu temuan yang didalami penyidik. "Selain paket umrah, mereka juga diberikan uang saku. Jumlahnya bervariasi," ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (11/6/2026). Meskipun demikian, hingga saat ini baru satu saksi yang secara sukarela mengembalikan uang yang diterimanya, yaitu pembawa acara Anwar Sanjaya. "Sampai sekarang memang baru Saudara SA yang mengembalikan uang saku. Itu juga dari keinginan dia sendiri," tambahnya.
Uang Saku Disita sebagai Barang Bukti
Menurut Andaru, uang yang diserahkan Anwar Sanjaya langsung disita penyidik untuk kepentingan proses hukum. Penyitaan dilakukan karena uang tersebut dinilai berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani. "Penyidik kemudian melakukan penyitaan terhadap uang saku tersebut dan akan diperlakukan sebagai barang bukti yang nanti menjadi satu dalam berkas perkara," jelasnya.
Anwar Sanjaya Penuhi Panggilan Penyidik
Sebelumnya, Anwar Sanjaya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (10/6/2026) terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah Hanania Travel. Usai diperiksa, Anwar mengaku telah menyerahkan seluruh uang saku yang diterimanya dari pihak travel. "Hari ini dengan sadar dan prihatin terhadap situasi yang terjadi, uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian," katanya. Menurut Anwar, langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para jemaah Hanania yang gagal berangkat umrah. "Semoga bisa membantu memulihkan jemaah-jemaah yang terdampak dan tidak bisa berangkat," ujarnya. Anwar enggan menyebut nominal uang saku yang diserahkan, dengan alasan bukan kapasitasnya untuk menyampaikan.
Anwar Bantah Terima Bayaran Endorser
Di hadapan penyidik, Anwar juga meluruskan isu yang beredar soal dugaan aliran dana dari Hanania Travel. Ia menegaskan tidak pernah menerima bayaran sebagai endorser. "Saya tidak menerima sedikit pun aliran dana dari Hanania," tegasnya. Menurut Anwar, bentuk kerja sama yang dijalin dengan Hanania hanyalah barter perjalanan umrah. Sebagai bagian dari kerja sama itu, dirinya hanya memperoleh fasilitas keberangkatan dan uang saku selama berada di Tanah Suci. "Bentuk kerja samanya barter. Saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana," ujarnya. Anwar mengaku turut merasakan kesedihan para calon jemaah yang gagal berangkat, karena banyak di antara mereka yang harus menabung bertahun-tahun demi bisa beribadah ke Tanah Suci.



