Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Percobaan Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK
6 Saksi Diperiksa Terkait Percobaan Penculikan Kakek di PIK

Polisi terus mengusut kasus percobaan penculikan yang menimpa seorang pria lanjut usia berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Hingga saat ini, aparat telah memeriksa enam orang saksi untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut.

Enam Saksi Telah Diperiksa

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengonfirmasi bahwa seluruh saksi yang terdiri dari korban dan pihak lain telah dimintai keterangan. "Korban, saksi sudah diperiksa semua. Saksi ada 6 sudah di periksa," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (14/6/2026).

Akibat percobaan penculikan tersebut, korban mengalami luka lecet akibat jatuh saat bergelut dengan pelaku. Selain itu, korban juga dilaporkan mengalami trauma meskipun tidak terlalu parah. "Luka lecet saja karena pas jatuh saat bergelut. Trauma ada tapi tidak terlalu," jelas Sampson.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dua Pelaku Teridentifikasi

Polisi telah mengidentifikasi dua orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi percobaan penculikan ini. Namun, motif mereka masih dalam pendalaman. "Dua terduga pelaku sudah teridentifikasi. Masih didalami motifnya," tambah Sampson.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Aksi para pelaku terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat sebuah mobil mengikuti korban yang sedang berjalan kaki untuk berolahraga di sekitar rumahnya.

Tak lama kemudian, seorang pria turun dari kendaraan dan langsung mendekati korban. Pelaku berusaha menarik dan memaksa korban masuk ke dalam mobil. Namun, korban melakukan perlawanan sengit sehingga upaya penculikan gagal.

"Pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil. Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut," kata Sampson.

Dalam rekaman CCTV, korban dan pelaku sempat terlibat pergulatan hingga keduanya jatuh ke jalan. Meski berusia lanjut, korban terus melawan dan berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut diduga membuat pelaku panik dan akhirnya melarikan diri.

"Korban dan pelaku sempat bergelut hingga jatuh. Karena korban melawan dan berteriak, pelaku terlihat ketakutan lalu meninggalkan lokasi," ucap Sampson.

Korban diketahui merupakan seorang karyawan swasta yang tidak memiliki masalah dengan pihak lain. Polisi juga menyebut bahwa korban tidak mengenali para pelaku. Saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus ini dengan memeriksa rekaman CCTV dan keterangan saksi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga