Reda Manthovani Luncurkan Program Jagain untuk Dorong Olahraga Disabilitas
Reda Manthovani Luncurkan Program Jagain untuk Disabilitas

Kejaksaan Agung Republik Indonesia meluncurkan program digitalisasi bernama Jaga Inklusi atau Jagain untuk membantu pengembangan olahraga disabilitas di seluruh Indonesia. Program ini diperkenalkan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, saat menjadi pembicara dalam rapat kerja nasional (rakernas) National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) di Lorin Hotel Solo pada Selasa (28/4/2026).

Pentingnya Basis Data Terpadu

Reda Manthovani menekankan perlunya penyediaan data yang dapat diakses bersama oleh seluruh pengurus provinsi, pengurus pusat NPC Indonesia, dan Kejaksaan Agung. “Kami berharap pengurus NPC Indonesia dari pusat, provinsi, dan daerah memiliki basis data terlebih dahulu. Dengan adanya basis data, NPC memiliki legal standing yang kuat dalam melakukan pembinaan yang seragam,” ujar Reda.

Program ini didasari oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan, khususnya pasal 3 ayat 16, yang menyatakan bahwa bidang intelijen harus memastikan pemerintah daerah memberikan perlakuan adil, setara, dan inklusif bagi penyandang disabilitas sesuai program Asta Cita.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fungsi Aplikasi Jagain

Aplikasi Jagain memudahkan pelaku olahraga disabilitas dalam menyampaikan permasalahan atau program kerja di daerahnya. NPC Indonesia bersama institusi Kejaksaan, mulai dari Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, hingga Kejaksaan Negeri, dapat membantu koordinasi, identifikasi awal, audiensi dengan pihak terkait, dorongan kebijakan, hingga pendampingan pelaporan.

“Itu merupakan dasar dari program Jaga Inklusi atau jaksa jaga disabilitas. Dengan basis data ini, para jaksa di kejaksaan negeri bisa memantau, misalnya penyandang disabilitas yang masih mengalami diskriminasi atau ketidaksetaraan. Nantinya bisa dilakukan intervensi, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian kepada atlet disabilitas,” jelas Reda.

Dukungan terhadap Prestasi Atlet Disabilitas

Reda meyakini program ini akan mendorong pembinaan atlet disabilitas menjadi lebih baik, meskipun prestasi yang sudah dicapai saat ini sudah luar biasa. Indonesia berhasil meraih 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu di ASEAN Para Games 2025, jauh melampaui target 82 medali emas.

“Harapannya dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah masing-masing, menjadi motivasi bagi atlet-atlet di daerah. Yang dibutuhkan atlet penyandang disabilitas adalah perhatian lebih. Dengan Jagain, pemerintah daerah bisa menjagain disabilitas,” tutur Reda.

Apresiasi dari Pengurus NPC

Program ini mendapat apresiasi dari pengurus provinsi NPC Indonesia. Imam Kuncoro, Ketua NPC Indonesia Jawa Timur, menyebut program tersebut sebagai solusi pengembangan olahraga disabilitas. “Dalam raker hari ini, kami punya narasumber kredibel dari Kemenpora, Kejaksaan Agung, dan Kemendagri. Kehadiran mereka sangat menginspirasi. Kami berharap regulasi dari mereka membuat NPC Indonesia semakin besar, terutama materi dari Pak Reda Manthovani,” ucap Imam.

Imam mengusulkan agar Reda Manthovani menjadi bagian dari keluarga besar NPC Indonesia. “Beliau terlibat langsung di keluarga besar NPCI. Kami selaku ketua provinsi ingin menjadikan Bapak Reda dan Bapak Kejagung sebagai pengurus dan keluarga besar NPCI,” ujarnya.

Senada dengan itu, Alex Alua, Ketua NPC Indonesia Papua Pegunungan, menyambut positif program-program yang dipaparkan. “Saya berterima kasih karena baru pertama kali ikut Rakernas di Solo. Materi yang diberikan sangat luar biasa. Semoga setelah pulang, kami bisa menjalankan pembinaan sesuai arahan,” jelas Alex.

Alex juga mengungkapkan kendala kekurangan alat latihan di daerah otonomi baru. “Tadi Prof. Reda Manthovani bersedia membantu alat peralatan untuk latihan. Kami siap berlatih dan berkontribusi menyiapkan atlet untuk event internasional,” sambungnya.

Dengan adanya program Jagain, diharapkan aspirasi daerah dapat tersampaikan sehingga pengembangan olahraga disabilitas semakin masif dan terstruktur.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga