Jakarta — Aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, telah resmi membubarkan diri. Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan yang sebelumnya sempat ditutup kini kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (19/6/2026) pukul 17.20 WIB, polisi telah membuka seluruh lajur Jalan Medan Merdeka Selatan dari dan menuju Patung Kuda. Kendaraan kini bisa melintas dengan kecepatan normal tanpa hambatan. Situasi lalu lintas terpantau ramai namun lancar.
Sebelumnya, jalan tersebut hanya dibuka sebagian lajur akibat adanya mobil barikade polisi yang dipasang untuk mengamankan rangkaian aksi. Sejak pagi, beberapa kelompok melakukan aksi di lokasi. Kelompok Tani Merdeka dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar aksi pada pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB untuk menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Memasuki siang hari, sekitar pukul 14.30 WIB hingga 15.30 WIB, giliran mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Persatuan Indonesia menggelar aksi demo. Mereka menuntut dialog dengan pemerintah. Salah satu perwakilan mahasiswa, Maulana Sai dari Universitas Jayabaya, menyatakan kesiapan mereka untuk berdiskusi secara terbuka.
"Kami membuka ruang dialog dan diskusi kepada pemerintah yang ingin berdebat dengan mahasiswa di forum terbuka. Kami secara tegas menantang Wamentan, Pak Sudaryono, untuk hadir dalam forum diskusi terbuka sesuai pernyataannya yang membuka ruang debat dengan mahasiswa," tegas Maulana.
Dengan berakhirnya aksi demo, aktivitas di kawasan Patung Kuda dan sekitarnya kembali normal. Polisi memastikan tidak ada lagi penutupan jalan dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.



