Saan Mustopa Kunjungi Situs Purbakala Patiayam, Dorong Reboisasi dan Peningkatan Status Nasional
Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, melakukan kunjungan langsung ke Situs Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan status situs dari tingkat daerah menjadi nasional.
Kunjungan dalam Rangka Safari Ramadan
Pada Selasa, 24 Februari 2026, Saan Mustopa didampingi oleh Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, yang juga merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem. Rombongan ini sebelumnya telah melaksanakan Safari Ramadan dengan membagikan 1.000 paket sembako kepada warga setempat sebelum menuju ke situs purbakala tersebut.
Mereka menuju lokasi dengan menggunakan Jeep, yang terletak di area persawahan Bukit Patiayam. Di sana, mereka menyaksikan langsung replika kerangka gajah purba jenis Elephas, serta mengunjungi Museum Purbakala Patiayam yang menyimpan ribuan fragmen hewan dan manusia purba.
Upaya Peningkatan Status ke Cagar Budaya Nasional
Lestari Moerdijat menjelaskan bahwa Situs Patiayam merupakan peninggalan sejarah yang kaya, dengan penelitian yang telah dilakukan sejak abad ke-19 oleh tokoh ternama seperti Raden Saleh dan Eugene Dubois. Ia menegaskan komitmen untuk memperjuangkan situs ini menjadi Cagar Budaya berskala nasional.
"Salah satu hal yang kita perjuangkan dan mendapatkan dukungan dari Kementerian Kebudayaan adalah menaikkan Situs Purbakala Patiayam dari tingkat daerah menjadi Cagar Budaya Nasional," ujar Lestari. Ia menambahkan bahwa secara keilmuan, situs ini telah memenuhi syarat, namun masih ada proses administrasi yang perlu diselesaikan, terutama terkait dengan wilayah yang meliputi dua kabupaten.
Dorongan Reboisasi untuk Pelestarian Lingkungan
Saan Mustopa menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sekitar situs, terutama Bukit Patiayam, untuk mencegah penggundulan hutan. Ia berencana untuk berdiskusi dengan kolega di DPR dan Kementerian Kehutanan guna melaksanakan program reboisasi di area tersebut.
"Kita harus perhatian khusus bukit ini supaya terjaga. Makanya penting terkait dengan reboisasi, menjadikan perbuatan sosial. Nanti coba kita diskusi dengan Kementerian Kehutanan sehingga sekitar situs Patiayam dijaga," jelas Saan. Ia juga berharap reboisasi ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, misalnya melalui penanaman pohon yang bernilai ekonomis.
Manfaat bagi Masyarakat Lokal
Lestari Moerdijat menekankan bahwa peningkatan status situs dan pelestarian lingkungan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sektor wisata maupun ekonomi. Ia mengapresiasi keterlibatan komunitas mobil Jeep yang membantu dalam membawa wisatawan dan bercerita tentang sejarah situs.
"Kedepan kita tentu ingin kehadiran Situs ini memberikan manfaat kepada masyarakat. Alhamdulillah, kepahaman keberadaan situs mereka menjaga keterlibatan masyarakat," ungkapnya. Dengan upaya ini, diharapkan Situs Purbakala Patiayam dapat tetap lestari dan menjadi aset berharga bagi Kudus dan Indonesia secara keseluruhan.