Pramono Anung Perintahkan Pengawasan Ketat di Hutan Kota Cawang Usai Dugaan Asusila
Pramono Anung Perintahkan Pengawasan Ketat di Hutan Kota Cawang

Pramono Anung Perintahkan Pengawasan Ketat di Hutan Kota Cawang Usai Dugaan Asusila

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah merespons dengan tegas terkait kabar yang beredar mengenai dugaan aktivitas asusila di Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur. Dalam pernyataannya, dia meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP untuk segera menindaklanjuti informasi tersebut guna memastikan keamanan dan kenyamanan ruang publik.

Respons Cepat dari Pemerintah

Pramono Anung menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang publik di wilayah ibu kota yang disalahgunakan untuk tindakan asusila. "Ya kalau memang itu betul informasinya, saya segera tindak lanjuti. Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan," ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, seperti dikutip pada Minggu, 2 Maret 2026.

Dia juga menyatakan komitmennya untuk memperketat keamanan di seluruh taman dan hutan kota di Jakarta, termasuk dengan memasang kamera pengawas atau CCTV. Langkah ini bertujuan mencegah perbuatan asusila di ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi tempat rekreasi keluarga. "Semuanya akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu," tambah Pramono.

Viral di Media Sosial dan Tindakan Pemkot Jakarta Timur

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah pria memasuki area Hutan Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, viral di media sosial. Akun Instagram @ijoeel mengunggah video tersebut dengan keterangan bahwa kawasan itu kerap didatangi pria pada malam hari, menimbulkan kekhawatiran warga.

Merespons hal ini, Pemerintah Kota atau Pemkot Jakarta Timur telah mengambil tindakan tegas dengan menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota Cawang di Kebon Pala, Makasar. Dua titik yang diduga menjadi akses masuk pihak-pihak tak bertanggung jawab tersebut ditutup dengan cara dicor untuk mencegah akses ilegal.

Penutupan akses dilakukan secara terpadu bersama jajaran lintas instansi, melibatkan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, pihak kelurahan, serta unsur tiga pilar yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala. Langkah ini menunjukkan upaya serius pemerintah setempat dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Dampak dan Harapan ke Depan

Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat di ruang publik, terutama di kawasan hijau seperti hutan kota. Dengan perintah dari Gubernur Pramono Anung, diharapkan Satpol PP dapat bekerja efektif dalam membersihkan area tersebut dari aktivitas ilegal. Pemasangan CCTV juga diantisipasi dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Warga Jakarta diimbau untuk turut berperan aktif dalam melaporkan kegiatan mencurigakan di ruang publik, sehingga pemerintah dapat bertindak cepat. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Hutan Kota Cawang dan area serupa lainnya dapat kembali berfungsi sebagai tempat rekreasi yang aman dan nyaman bagi semua kalangan.