Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan Capai 900 Meter
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan 900 Meter

Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (3/5/2026) pagi. Tinggi letusan dilaporkan mencapai 900 meter di atas puncak.

Detail Erupsi

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyatakan bahwa erupsi terjadi pada pukul 08.00 WIB. "Tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujarnya. Kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 111 detik. Selama enam jam terakhir (00.00-06.00 WIB), tercatat 18 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi 89-201 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa embusan (amplitudo 4 mm, durasi 60 detik), satu kali harmonik (amplitudo 10 mm, durasi 148 detik), dan satu kali gempa tektonik jauh (amplitudo 6 mm, S-P 53 detik, durasi 140 detik).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Status dan Imbauan

Gunung Semeru saat ini berstatus Level III (Siaga). Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, warga tidak boleh beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena rawan lontaran batu pijar. Warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta anak-anak sungainya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga