Sebuah truk pengangkut tepung terguling di ruas Tol Dalam Kota KM 13+400 arah Grogol Petamburan menuju Slipi, tepatnya di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis dini hari. Insiden ini terjadi setelah kendaraan diduga gagal menanjak akibat membawa muatan yang melampaui batas.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan petugas, truk bernomor polisi B 9987 RB tidak mampu menanjak karena kelebihan muatan. Kendaraan kemudian mundur dan menghantam beton pembatas jalan hingga akhirnya terguling. Ratusan kardus tepung yang diangkut berserakan di badan jalan, menutup dua lajur tol dan menyebabkan arus lalu lintas dari arah Grogol menuju Slipi mengalami gangguan.
Muatan Berlebih Jadi Penyebab
Anggota Polisi Jalan Raya Polda Metro Jaya, Aipda Catur Dilly, menjelaskan bahwa truk tersebut membawa muatan melebihi batas maksimal 18 ton. “Truk muatannya melampaui batas. Jadi, dia nanjak, enggak kuat, terus mundur dan hantam pembatas, sehingga truk terbalik,” ujar Catur pada Kamis, 11 Juni 2026.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan ini. Kerugian hanya berupa kerusakan kendaraan dan tumpahan muatan di jalan. “Sopirnya sendiri kan. Kesulitan evakuasi, cuma muatan barangnya aja,” tambah Catur.
Pengakuan Sopir
Sopir truk, Nanang Kusna, mengaku kehilangan kendali saat hendak memindahkan gigi. “Nanjak, ngoper gigi, enggak keburu, terus nyelonong ke sini. Truknya nabrak pembatas, terguling dah,” kata Nanang. Ia memastikan rem truk masih berfungsi, namun ia tidak sempat mengendalikan kendaraan saat berpindah gigi. “Rem mah enggak blong, cuman enggak nahan aja, nabrak pembatas,” ungkapnya.
Kasus kecelakaan tunggal ini selanjutnya ditangani oleh petugas Jasa Marga bersama Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Proses evakuasi muatan dan kendaraan masih berlangsung hingga pagi hari.



