Jakarta - Sebuah rumah warga di Cilincing, Jakarta Utara, mengalami kerusakan parah setelah tertimpa tabung oksigen berukuran besar yang terpental jauh. Atap rumah dan bagian dalamnya porak-poranda akibat insiden tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Materi Belum Ditaksir
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Dubasri menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, rumah dan warung kelontong milik korban mengalami rusak berat. "Kerugian materi belum bisa ditaksir," ujarnya pada Rabu (10/6/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.20 WIB di Jalan Baru Gang 2 Dalam No. 25, Kelurahan Cilincing. Tabung oksigen tersebut terpental sejauh 100 meter saat sedang diisi di PT Multi Senada Dan Dewa yang berlokasi di Jalan Cilincing Raya No. 29. Menurut saksi, terdengar suara ledakan besar seperti ban mobil meledak, kemudian tabung terbang ke udara dan menimpa rumah warga.
Atap rumah korban jebol dengan lubang berukuran sekitar 4-6 meter persegi. Pemilik rumah mengalami trauma akibat kejadian mengerikan ini. "Kerugian jiwa dan luka tidak ada, namun istri korban mengalami trauma," kata Kapolsek.
Penanganan Polisi
Setelah mendapat informasi, personel Polsek Cilincing yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Adi Putra Tanjung bersama Pawas Aiptu Bambang Prayitno segera mendatangi lokasi. Mereka melakukan pengamanan TKP, memasang garis polisi, meminta keterangan saksi, mendokumentasikan kerusakan, serta membuat laporan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Imbauan Keselamatan
Polsek Cilincing mengimbau seluruh perusahaan pengisian dan penyimpanan gas bertekanan tinggi agar menerapkan standar keselamatan kerja secara ketat. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan pekerja maupun masyarakat sekitar.
Warga sekitar sempat tidak mengetahui asal-usul tabung oksigen yang terbang tersebut. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab pasti terpentalnya tabung oksigen tersebut.



