Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menjenguk 11 korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di RSUD Bekasi. Dalam kunjungan tersebut, ia berbincang dengan para korban dan memberikan santunan.
Santunan untuk Korban
"Ya tadi kita juga memberikan beberapa ini ya (santunan) buat yang di sini. Tapi untuk korban meninggal, kita dari Kabupaten Bekasi memberikan uang kematian sebesar Rp 20 juta," kata Asep seusai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa 11 warga Kabupaten Bekasi yang menjadi korban masih dirawat di RSUD Bekasi. Beberapa di antaranya sudah mulai pulih dan ada yang menjalani operasi.
"Jadi hari ini saya mengunjungi 11 pasien. Ya, tadi satu lagi nunggu operasi, yang lain kita lihat juga ada yang sudah mulai pulih, ada yang mulai bisa pulang. Di Bekasi, di Kabupaten kami, Kabupaten Bekasi, memang ada 12 orang yang meninggal dari 16," imbuh dia.
Bantuan untuk Pemulihan
Asep menambahkan bahwa warga Kabupaten Bekasi yang menjadi korban akan mendapatkan bantuan untuk kontrol setelah pemulihan. RSUD Kabupaten Bekasi siap menampung mereka.
"Kalau dia sudah sembuh, sudah boleh pulang, nanti kalau dia kontrol, boleh kontrolnya di RSUD Kabupaten Bekasi, biar deket," ucapnya.
Kecelakaan ini terjadi di Stasiun Bekasi Timur dan menewaskan 16 orang. Polisi masih mendalami penyebab tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.



