Kapolda Banten: Kendaraan Mudik 2026 Naik 6%, Kecelakaan Turun 58%
Mudik 2026: Kendaraan Naik 6%, Kecelakaan Turun 58% di Banten

Kapolda Banten: Kendaraan Mudik 2026 Naik 6%, Kecelakaan Turun 58%

Kapolda Banten Irjen Hengki mengumumkan bahwa jumlah kendaraan selama masa mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan sebesar 6%. Di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas turun signifikan hingga 58%. Data ini menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan arus mudik dan peningkatan kesadaran berkendara masyarakat.

Detail Peningkatan Kendaraan

Menurut Hengki, total kendaraan naik dari 244.395 unit menjadi 258.223 unit, atau bertambah 13.828 unit. Peningkatan ini didominasi oleh kendaraan roda empat (R4) yang naik 4%, dari 124.228 menjadi 128.700 unit, atau bertambah 4.472 unit. Sementara itu, kendaraan roda dua (R2) juga mengalami kenaikan sebesar 5%, dari 96.512 menjadi 101.394 unit, atau naik sebanyak 4.882 unit.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Selama Operasi Ketupat 2026, puncak arus mudik terjadi pada 18 dan 19 Maret, yang bertepatan dengan H-3 dan H-2 Lebaran. Pada 18 Maret, tercatat sebanyak 44.898 unit kendaraan dan 164.099 penumpang. Kemudian, pada 19 Maret, angka ini meningkat menjadi 47.487 unit kendaraan dan 165.705 penumpang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+1 dan H+4 Lebaran. Pada 22 Maret, tercatat sebanyak 13.474 unit kendaraan dan 53.698 penumpang, sedangkan pada 25 Maret, jumlahnya menjadi 10.745 unit kendaraan dan 53.751 penumpang.

Penurunan Angka Kecelakaan dan Pelanggaran

Hengki mengungkapkan bahwa terjadi penurunan angka kecelakaan selama masa mudik ini mencapai 58%. Kecelakaan lalu lintas turun dari 33 peristiwa menjadi 14 peristiwa, atau berkurang 19 kejadian. Korban meninggal dunia berkurang 57% dari 7 menjadi 3 orang, atau turun 4 korban. Korban luka berat tetap 7 orang, dan korban luka ringan menurun 74% dari 38 menjadi 10 orang, atau turun 28 korban.

Selain itu, jumlah pelanggaran lalu lintas turun 69% dari 2.377 menjadi 734, atau berkurang 1.643 pelanggaran. Angka tilang menurun 27% dari 762 menjadi 559, atau berkurang 203 tilang, dan teguran turun drastis 89% dari 1.615 menjadi 175, atau turun 1.440 teguran.

Kesadaran Masyarakat Meningkat

"Tingkat kecelakaan lalu lintas yang menurun, disertai dengan penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara," kata Hengki. Dia menekankan bahwa sinergi antara pihak berwenang dan masyarakat berperan penting dalam pencapaian ini.

Ucapan Terima Kasih dari Kapolda

Hengki menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Banten, seluruh stakeholder terkait, serta masyarakat yang telah bekerja keras dan bersinergi. "Sehingga arus mudik Lebaran 1447 H dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya. Hal ini menandai suksesnya pengamanan mudik tahun ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga