Komisi V DPR RI memutuskan untuk menunda rapat kerja dengan mitra terkait yang sedianya membahas kecelakaan kereta api di Bekasi. Penundaan ini terjadi setelah Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tidak hadir dalam rapat yang dijadwalkan pada Rabu, 13 Mei 2026.
Alasan Ketidakhadiran Menhub
Ketua Komisi V DPR Lasarus menjelaskan bahwa Menhub telah mengirimkan dua surat resmi terkait ketidakhadirannya. Surat pertama menyebutkan alasan kesehatan, sementara surat kedua meminta penjadwalan ulang rapat karena proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum selesai.
"Inti dari surat ini Kementerian Perhubungan minta penjadwalan ulang rapat ini," ujar Lasarus di ruang rapat Komisi V DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Proses Investigasi Masih Berlangsung
Lasarus menambahkan bahwa Dudy menyampaikan proses investigasi kecelakaan kereta tersebut masih berjalan, termasuk investigasi yang dilakukan oleh kepolisian. Dalam suratnya, Menhub memohon agar rapat dapat dijadwalkan kembali setelah investigasi rampung.
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas mohon perkenan kiranya Bapak Pimpinan Komisi V DPR RI dapat menjadwalkan kembali rapat kerja dimaksud," ucap Lasarus membacakan surat dari Dudy.
KNKT Diminta Percepat Investigasi
Lasarus juga meminta KNKT agar tidak memperlama proses investigasi. Menurutnya, instrumen yang mendukung investigasi sebenarnya sudah tersedia. Ia membandingkan dengan kasus kecelakaan pesawat yang prosesnya lebih cepat.
"KNKT kita berharap, karena alasan pak menteri ini karena hasil investigasi KNKT belum selesai, saya juga bingung bapak kok lama banget investigasi ini. Ini kan bukan pesawat yang meledak, itu semua ada di situ kok Pak instrumennya," sebutnya.
Rapat Ditunda Setelah Musyawarah
Lasarus kemudian meminta persetujuan peserta rapat apakah rapat tetap dilanjutkan dengan dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Suntana, atau ditunda. Mayoritas peserta memilih penundaan.
"Demi aturan rapat ini terpaksa kita tunda dulu ya. Teman-teman rapat ini kita tunda, saya ketok dulu ya," ujar Lasarus menutup rapat.



