Longsor Tembok Penahan Tanah di Ciawi Bogor, 10 Warga Mengungsi Akibat Hujan Deras
Longsor TPT di Ciawi Bogor, 10 Warga Mengungsi

Longsor Tembok Penahan Tanah di Ciawi Bogor, 10 Warga Mengungsi Akibat Hujan Deras

Bogor - Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor, memicu bencana longsor tembok penahan tanah (TPT) yang menimpa dua unit rumah warga. Kejadian ini menyebabkan kerusakan parah pada properti dan memaksa sepuluh penghuni untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Kronologi Kejadian dan Dampak Longsor

Menurut keterangan dari Kabid Kedaruratan dan Logistik B0BD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, longsor terjadi di Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, pada hari Minggu (12/4/2026). TPT sepanjang 12 meter dengan tinggi sekitar 3 meter tersebut ambruk akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama sejak Sabtu (11/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Genangan air yang meningkat di sekitar lokasi memperburuk kondisi tanah, sehingga menyebabkan struktur penahan itu tidak stabil.

"Dua unit rumah yang tertimpa mengalami rusak berat akibat material longsoran," jelas Adam. Meskipun demikian, tidak ada korban luka dalam insiden ini. Para penghuni yang terdampak, sebanyak 10 orang, telah dievakuasi dan mengungsi di Majelis Taklim Nurul Amal yang berlokasi di kampung loji RT 01/02.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penanganan Darurat dan Kekhawatiran Longsor Susulan

Adam menambahkan bahwa material longsoran belum dapat dibersihkan segera setelah kejadian karena cuaca di lokasi masih terus hujan, yang dinilai membahayakan bagi tim penanganan. Pembersihan baru dilaksanakan pada hari berikutnya, dengan area longsoran sudah disterilkan dari aktivitas warga untuk mencegah risiko tambahan.

Namun, kekhawatiran utama saat ini adalah potensi longsor susulan. "Dibutuhkan penanganan lanjut dari dinas terkait untuk mengamankan lokasi, karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan warga sekitar," imbuh Adam. Rumah-rumah yang rusak akibat tertimpa TPT juga belum diperbaiki, menunggu tindakan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Insiden ini mengingatkan akan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur penahan tanah di daerah rawan bencana, terutama selama musim hujan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat guna menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih parah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga