Lansia Tewas di Jakut Usai Ojek yang Ditumpanginya Terserempet Truk Trailer
Lansia Tewas di Jakut Usai Ojek Terserempet Truk Trailer

Lansia Tewas di Tempat Usai Ojek yang Ditumpanginya Terserempet Truk Trailer di Jakarta Utara

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang tragis merenggut nyawa seorang lansia di wilayah Jakarta Utara. Korban yang berinisial ZN (70 tahun) dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara setelah ojek online yang ditumpanginya terserempet oleh sebuah truk trailer.

Kronologi Kejadian Kecelakaan Maut

Peristiwa naas ini terjadi pada hari Jumat, 6 Maret 2026, sekitar pukul 16.10 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Pelabuhan, Koja, Jakarta Utara. Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, truk trailer dengan nomor polisi Mulia Budi yang dikemudikan oleh DA awalnya melaju dari arah timur ke barat di Flyover Mbah Priok.

Truk trailer tersebut kemudian menyerempet sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B-6827-PPJ yang dikendarai oleh ST. Motor tersebut saat itu sedang melaju searah di samping kiri truk. Akibat serempetan tersebut, pengendara motor mengalami luka-luka, sementara penumpangnya yang adalah lansia ZN terlindas roda engkel kiri truk.

Kondisi Korban dan Penanganan Awal

AKP Edy Wibowo menjelaskan bahwa korban lansia, ZN, mengalami luka parah di bagian badan dan kakinya hancur. "Saudari ZN mengalami luka di bagian badan dan kaki hancur, meninggal dunia di TKP. Selanjutnya jenazah dikirim ke RSCM untuk proses lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan resmi pada Sabtu (7/3/2026).

Sementara itu, pengemudi ojek online, ST, mengalami luka lecet di kaki akibat kecelakaan tersebut. "Korban luka pengendara sepeda motor Yamaha Mio B-6827-PPJ, saudara ST luka lecet di kaki, dan memilih untuk berobat jalan," tambah Edy. Kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan akibat insiden ini.

Penyelidikan Berlanjut oleh Aparat Kepolisian

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dari kecelakaan maut ini. "Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh tim kami," tegas AKP Edy Wibowo. Proses hukum dan pengumpulan bukti masih terus dilakukan untuk memastikan akuntabilitas dalam kasus ini.

Jenazah korban, ZN, telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses autopsi dan penanganan lebih lanjut. Keluarga korban telah dihubungi oleh pihak berwajib untuk koordinasi terkait proses hukum dan pemulangan jenazah.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terutama di kawasan padat seperti Pelabuhan Koja. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.