Kecelakaan Truk di Karawang, Sopir Pura-pura Kerasukan Gegara Takut Massa
Kecelakaan Truk di Karawang, Sopir Pura-pura Kerasukan

Jakarta - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk kontainer dan truk pengangkut LPG terjadi di Jembatan Jatisari, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat. Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video sopir truk tronton yang bertingkah seperti orang kerasukan viral di media sosial.

Kronologi Kecelakaan

Kapolsek Teluk Jambe Timur, Kompol Iis Puspita, membenarkan kejadian tersebut. "Kejadian kecelakaannya betul. Intinya tidak ada korban, hanya gara-gara ngantuk aja. Kendaraannya rusak sedikit, kendaraannya juga sudah dievakuasi," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (15/5/2026).

Kecelakaan terjadi pada Rabu (13/5) ketika truk pengangkut LPG yang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta hendak memutar arah di U-turn Jembatan Jatisari. Truk tersebut kemudian menabrak bagian kanan truk tronton bernomor polisi DK 8854 OB yang datang dari arah Jakarta menuju Cirebon. Akibat benturan, pintu sopir truk tronton mengalami kerusakan dan arus lalu lintas sempat macet.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sopir Pura-pura Kerasukan

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria tanpa baju menari-nari di lokasi kejadian. Pria tersebut disebut-sebut sebagai sopir truk yang mengalami kerasukan. Namun, Panit Lantas Polsek Teluk Jambe Timur, Aiptu Asep, mengungkapkan bahwa sopir tersebut hanya berpura-pura.

"Pas saya tanya nggak ada masalah apa-apa, mungkin dia ketakutan sama massa atau gimana, jadi pura-pura ya, nggak kesurupan. Saya tanya di Polsek begitu nggak ada apa-apa, kan bikin surat pernyataan juga itu, pernyataan damai kedua belah pihak," kata Asep. Ia menambahkan bahwa sopir truk kontainer diduga khawatir menjadi sasaran massa karena saat kejadian banyak warga yang berkumpul.

Evakuasi dan Penyelesaian

Setelah kejadian, kedua kendaraan berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk selalu waspada dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk demi keselamatan bersama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga