Kecelakaan Kereta di Bekasi: Semua Korban Dievakuasi dalam 10 Jam
Kecelakaan Kereta Bekasi: Evakuasi Korban Selesai 10 Jam

Proses evakuasi pasca-insiden kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, telah rampung dalam waktu kurang dari 12 jam. Evakuasi berlangsung sekitar 10 jam sejak kecelakaan terjadi pada pukul 20.50 WIB, Senin (27/4/2026).

Evakuasi 100 Persen Selesai

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026), menyatakan bahwa evakuasi dari Kereta Argo Anggrek telah selesai 100 persen. "Lokomotif sudah terlepas dari rangkaian terakhir KRL yang terdampak," ujarnya.

Bobby juga memastikan jalur tempat kecelakaan telah steril sejak malam sebelumnya. Namun, KRL belum dapat beroperasi. "Jalur hilir sudah dibuka dan bisa beroperasi normal. Sementara untuk Commuter Line atau KRL akan ditutup dulu, dengan stasiun terakhir layanan adalah Stasiun Bekasi," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tidak Ada Korban Tersisa di Lokasi

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syafii, menambahkan bahwa selain lokomotif yang sudah terlepas, dipastikan tidak ada lagi korban di lokasi. "Saya pastikan sudah tidak ada korban yang ditemukan. 100 persen yang kami evakuasi adalah perempuan. Namun, dalam proses pembersihan, jika ditemukan bagian tubuh sekecil apa pun, kami akan bertindak sesuai prosedur," tegasnya.

Proses pembersihan masih terus dilakukan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada sisa-sisa yang tertinggal.

Pos Tanggap Darurat Dibuka Selama 14 Hari

Dirut KAI menambahkan bahwa pos tanggap darurat masih terus beroperasi di Stasiun Bekasi, bersama dengan call center 121. "Kami akan memperpanjang pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, yang akan berada di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur," ujar Bobby.

Kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB, ketika KRL Commuter Line ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek. Hingga pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di berbagai rumah sakit.

Polres Bekasi telah mendirikan posko informasi dan korban kecelakaan, serta merilis 10 rumah sakit yang menjadi lokasi perawatan korban. KNKT juga tengah menyelidiki penyebab kecelakaan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga