7 Fakta Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang, 2 Orang Tewas
Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam, tepatnya di Km 93. Insiden yang berlangsung pukul 20.18 WIB ini menewaskan dua orang dan mengakibatkan luka berat pada empat korban lainnya. Berikut adalah fakta-fakta lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Dua Orang Tewas dan Evakuasi Korban
Panji Satriya, Head of Marketing and Communication Department Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan 10 kendaraan dan menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi untuk sementara waktu. Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan, dua orang tewas dan empat orang mengalami luka berat. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut. Jasa Marga juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung.
2. Lalu Lintas Sempat Macet Hingga 3 Kilometer
Lalu lintas di lokasi kejadian sempat macet sepanjang 3 kilometer, dimulai dari Km 96 hingga Km 93. Petugas call center Jasa Marga, Nugroho, menjelaskan bahwa tidak ada penutupan arus lalu lintas, namun kemacetan terjadi akibat proses evakuasi kendaraan. Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur sudah dapat dilintasi, dan pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah kembali normal untuk pengendara.
3. Daftar 10 Kendaraan yang Terlibat
Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, merinci 10 kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun ini. Kendaraan-kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Berikut adalah daftarnya:
- Kontainer
- Pikap
- Truk
- Toyota Rush
- Daihatsu Sigra
- Tronton boks
- Hiace
- Toyota Raize
- Mazda Biante
- Toyota Agya
Joko menambahkan bahwa dua korban tewas adalah pengemudi dan kernet pikap, sementara korban luka berat dan ringan masih dalam penanganan.
4. Korban Tewas: Sopir dan Kernet Pikap
Polisi memastikan bahwa dua korban tewas dalam kecelakaan ini adalah sopir dan kernet mobil pikap. Kompol Joko Prihantono menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia sebanyak dua orang, dengan korban luka berat dan ringan masih dalam proses penanganan medis.
5. Penyebab Kecelakaan: Truk Kontainer Rem Blong
Polisi mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah truk kontainer yang mengalami rem blong. Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, menjelaskan bahwa truk kontainer mengalami masalah dalam sistem pengereman, sehingga lajunya tidak terkendali dan menabrak kendaraan di depannya.
6. Kronologi Tabrakan Beruntun
Kompol Joko Prihantono menguraikan kronologi kecelakaan yang bermula dari masalah pengereman truk kontainer bernomor polisi B-9367-UEL. Truk tersebut melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu. Saat tiba di lokasi, pengemudi mendapati jalan padat akibat kendaraan dumb truck yang mengalami gangguan. Truk kontainer kemudian mencoba melakukan pengereman, namun terjadi gangguan hingga menabrak kendaraan pikap dan memicu kecelakaan beruntun pada pukul 20.15 WIB.
7. Kesaksian Korban Selamat
Korban selamat, Soleh Muslim, menceritakan detik-detik kecelakaan. Ia menyebutkan bahwa kondisi perjalanan awalnya lancar, namun tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobilnya yang sudah berhenti ditabrak dari belakang hingga terpental beberapa kali. "Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah," ujarnya. Korban selamat lainnya, Ryan, juga menyebutkan bahwa lalu lintas tengah padat karena pelambatan, lalu terdengar suara tabrakan berulang dari belakang hingga mobilnya ikut tertabrak.
Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh di tol.



