Kebakaran Mengerikan Tewaskan Lima Anggota Keluarga di Jakarta Barat
Sebuah peristiwa tragis terjadi di kawasan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, ketika kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal dan menewaskan seluruh penghuninya. Insiden ini terjadi pada Jumat (17/4) dini hari sekitar pukul 02.18 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar yang mengenal korban sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul.
Suara Letupan Jadi Tanda Awal Kebakaran
Menurut kesaksian warga, peristiwa bermula dari suara mencurigakan yang terdengar sebelum api tiba-tiba membesar dari dalam rumah korban. Delsi (45), salah satu tetangga, mengungkapkan bahwa istrinya terbangun sekitar pukul 01.30 WIB karena mendengar suara seperti aliran air menyala dari arah rumah tersebut. Karena penasaran, istrinya lalu mengintip dari jendela dan terkejut melihat kobaran api sudah besar di bagian bawah bangunan.
Warga lainnya, Septio (21), menambahkan bahwa sebelum api membesar, sempat terdengar suara ledakan. Ia menduga percikan api berasal dari kabel listrik di luar rumah yang kemudian merembet ke bagian dalam. "Awalnya dengar suara letupan, terus apinya kelihatan makin besar. Diduga dari kabel di tiang listrik, keluar api, nyambung ke kabel yang masuk ke rumah," ujarnya.
Ledakan Kendaraan Perparah Situasi
Api dengan cepat membesar karena di bagian teras rumah terdapat kendaraan, termasuk sepeda motor dan sepeda listrik. Diduga terjadi ledakan dari kendaraan yang terbakar, yang semakin memperburuk situasi. "Di dalam ada motor, mungkin bensinnya kena api jadi meledak. Sepeda listrik juga kemungkinan ikut meledak, itu yang bikin api makin parah," jelas Septio.
Saat kejadian, para penghuni rumah diketahui sedang tertidur. Warga sempat mencoba menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat respons. "Posisinya lagi tidur semua. Sempat diteleponin juga nggak ada yang angkat, mungkin baru sadar pas api sudah besar," ucapnya. Padahal, menurut Septio, sebenarnya terdapat akses untuk menyelamatkan diri, seperti jalur ke lantai atas atau rooftop, namun diduga korban panik sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
Upaya Penyelamatan dan Respons Petugas
Melihat kobaran api, Delsi bersama keluarganya langsung berteriak kebakaran untuk membangunkan warga sekitar. Sejumlah warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB. Pada penanganan awal, sebanyak 8 unit mobil beserta 40 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke tempat kejadian perkara.
Petugas damkar menemukan para korban saat menyisir bagian dalam rumah tinggal itu. Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa objek kebakaran adalah rumah tinggal dengan korban jiwa sebanyak 5 orang.
Dugaan Penyebab dan Duka Warga
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, warga juga menduga api bisa berasal dari sepeda listrik yang tengah diisi daya sebelum akhirnya merembet ke kendaraan lain dan membesar. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi tetangga yang mengenal korban dengan baik. "Orangnya baik, ramah, nggak milih-milih. Kehilangan banget," ujar Septio, menggambarkan betapa kehilangan yang dirasakan lingkungan sekitar akibat insiden memilukan ini.



